RADARMAGELANG.ID, Mungkid -Pemerintah Kabupaten Magelang menetapkan beberapa ruas jalan dengan nama para kiai.
Hal ini sebagai bentuk penghormatan atas kiprah para kiai dalam perjuangan bangsa Indonesia sekaligus peran dakwah pada kehidupan sehari-hari.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji, Wakil Bupati Sahid, dan forkompimda hadir di acara pemberian nama jalan tersebut.
Kegiatan bertempat di gedung serba guna Dawung, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang. Peresmian nama jalan ini merupakan rangkaian acara Hari Santri Nasional 2025.
Ruas jalan Klopo Sindas yang melintas Kecamatan Tegalrejo dan Secang dinamai Jl KH Usman.
Bupati Grengseng mengatakan dalam bahwa penetapan nama jalan ini sebagai bentuk apresiasi dan penegasan bahwa masyarakat perlu memahami perjuangan dakwah dan kebangsaan tokoh ulama setempat.
"Karena senyatanya perjuangan para kiai telah memberi kontribusi yang sangat penting bagi keberlangsungan tatanan masyarakat dan bangsa ini," ujarnya.
Dalam surat ketetapan bupati beberapa nama kiai dijadikan nama ruas jalan adalah KH Dalhar untuk ruas jalan dalam kota Muntilan, simpang 3 Jambu ke simpang 4 Pondok Pesantren Darussalam Watucongol.
Sedangkan KH Usman untuk ruas jalan Klopo Sindas, KH Abdul Chamid Usman untuk ruas jalan Kajoran, Sukomulyo.
Lalu KH Sirodj Abdurrahman untuk ruas jalan Payaman Windusari.
Penetapan nama jalan tersebut berdasarkan kontribusi nyata bagi para tokoh, ulama dan kiai kepada masyarakat dan bangsa ini.
Harapannya masyarakat lebih jauh bisa mengenal sosok pejuang tokoh-tokoh yang telah berjasa. rls/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo