RADARMAGELANG.ID, Mungkid—Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat mendorong dilakukannya ramp check di semua moda transportasi. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kejadian kecelakaan maut di ruas Tol Pemalang-Batang KM 312B arah Jakarta beberapa waktu lalu tidak kembali terjadi.
Dirjen Perhubungan Darat Irjen Pol Aan Suhanan mengatakan, pada Jumat (31/10) kemarin, pihaknya melakukan ramp check di parkiran bus Taman Wisata Borobudur, Kabupaten Magelang. Aan mengaku, ini sebagai langkah antisipasi dan memastikan bahwa bus pariwisata yang beroperasi dalam kondisi layak jalan.
“Kami ingin memastikan bahwa kendaraan yang digunakan oleh para wisatawan ini layak jalan. Disamping layak jalan, juga kami cek untuk pengemudi. Karena perjalanan jauh ini, pengemudi harus dipastikan dalam keadaan sehat. Kelengkapan administrasi juga, sehingga keselamatan para wisatawan ini bisa terjamin dengan melakukan pengecekan ini,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Ada empat bus pariwisata yang menjalani ramp check di parkiran Taman Wisata Borobudur. Yakni, bus pariwisata dari Palembang, Jakarta, dan Jogjakarta. Hasilnya semuanya layak jalan.
“Dari sini kita melihat, para operator bus ini juga melakukan pengecekan mandiri sebelum dioperasionalkan kendaraannya,” katanya.
Selain melakukan ramp check, menyambut libur Nataru, pihaknya sudah intens melakukan koordinasi beberapa kali dengan stakeholder terkait. Karena pengelolaan angkutan Nataru ini bukan hanya perhubungan darat. Banyak stakeholder yang terlibat di situ.
“Kita sudah koordinasi. Salah satu upaya preventif untuk keselamatan angkutan darat ya kita lakukan ramp check. Sudah kita jadwalkan untuk ramp check bersama teman-teman dari kepolisian, cek di jalan, di tempat-tempat wisata, maupun ramp check di pool,” ujarnya. (rfk/aro)