Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

TKD Dipotong Rp 110 Miliar, Bupati Magelang Grengseng : Terapkan Strategi Baru, Jangan Mengeluh

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 14:56 WIB
Bupati Magelang Grengseng Pamuji
Bupati Magelang Grengseng Pamuji

RADARMAGELANG.ID, Mungkid– Meskipun anggaran dana transfer ke daerah (TKD) untuk Kabupaten Magelang dipotong oleh pemerintah pusat, Bupati Magelang Grengseng Pamuji tidak mempermasalahkan hal tersebut. Dana TKD dari pemerintah pusat yang dipotong Rp 110 miliar.

Pihaknya akan mencoba strategi baru, dalam penataan di APBD. Meskipun ada pemotongan, setiap program yang sudah ditata, baik program wajib dari pusat dan daerah akan disinkronkan itu yang dikerjakan.

“Semua program saya dan Pak Sahid (wabup) akan terus berlanjut, dengan berfokus pada skala prioritas. Pastinya berdasarkan dari hasil verifikasi data kemiskinan (VDK) yang sudah kita lakukan,” ujarnya.

Meskipun pihaknya juga masih bergantung dengan anggaran dari pusat, tapi menurutnya tidak ada waktu mengeluh.

“Kita tidak ada waktu untuk mengeluh. Kita harus tetap berjalan dan menyesuaikan dengan pola dari pusat. Apalagi, yang dipotong tidak hanya Kabupaten Magelang. Hal ini kolektif semua daerah juga mengalami hal yang sama,” ucapnya.

Menurutnya, ini momentum bagi setiap daerah, bahwa pola penganggaran, program, tidak bisa serta merta seperti kemarin. Harus ada hal yang baru dan harus disesuaikan serta ditata terlebih dahulu.

“Oleh sebab itu, kita perlu database. Yang ini nanti akan menjadi rujukan kita dalam bergerak,” jelasnya.

Grengseng tidak memungkiri pembangunan infrastruktur tidak bisa signifikan akibat pemangkasan TKD. “Tapi, minimal layanan-layanan dasar infrastruktur bisa tercukupi,” imbuhnya.

Ia mengatakan, salah satu program berbasis kemiskinan di Pemkab Magelang akan dijalankan melalui data VDK.

Kemudian, untuk program basis lainnya seperti pembangunan dan infrastruktur ini nanti, juga akan disesuaikan dengan data juga. “Jadi, dalam menjalankan program, kita akan sesuaikan dengan data,” jelasnya lebih lanjut.

Mengenai anggaran, Grengseng menjelaskan, selain dari pemerintah pusat,  Pemkab memiliki pendapatan asli daerah (PAD), khususnya sektor pajak.

“Kita masih ada PAD. Meskipun tidak tinggi, anggaran ini akan kita optimalkan dan kita kelola baik dengan skala prioritas,” pungkasnya. (rfk/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#dana transfer daerah #tkd #Bupati Magelang Grengseng Pamuji