RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Danang Hamidan Alim tidak ingat berapa lama ia tak sadarkan diri, setelah tertimbun tanah longsor.
Warga Dusun Prampelan, Desa Adipuro, Kecamatan Kaliangkrik, itu baru sadar sekitar pukul 03.30.
Ketika terbangun, kondisi tanah sudah masuk ke dalam rumah dan menimpa barang-barang, termasuk dirinya. Ya, Danang adalah salah satu warga terdampak tanah longsor lereng Gunung Sumbing.
Peristiwa longsor yang terjadi pada Senin (13/10/2025) pukul 02.00 itu, menimpa tiga rumah. Satu rumah mengalami rusak berat dan dua rumah rusak ringan. Rumah yang paling terdampak adalah milik Mahson, 60. Sedangkan dua rumah lain rusak sedang milik Marsid, 60, dan Takun, 58.
Danang sendiri tidak mengetahui peristiwa longsor tersebut. Sebab, yang ia tahu ketika sadar, sudah tertimbun longsoran.
“Saya posisi berada di dalam rumah dan sudah tidak bisa keluar rumah sama sekali, karena tertimbun. Namun, ada lemari yang seperti menyangga dan memberikan ruang rongga untuk saya bernapas. Dalam posisi tersebut, saya hanya bisa berteriak sama mencari arah lampu,” jelasnya.
Danang mengaku, dirinya sempat tak sadarkan diri, sehingga tidak tahu pastinya berapa lama dirinya tertimbun longsor. Saat sadar, sudah ada beberapa warga yang berteriak dari luar.
“Di posisi itu saya kembali sadar, dan mencoba menggerakkan sisa-sisa tenaga saya dan mencari lubang. Di sekitar kamar itu, ada jendela, dan pas ada yang membuka jendela kamar dari luar, saya langsung berteriak minta tolong dan akhirnya bisa selamat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono menjelaskan, longsor tersebut akibat tingginya debit air dalam tanah yang berada di tebing. Sehingga, tebing setinggi 10 meter dan panjang 5 meter tersebut longsor dan menimpa tiga rumah.
“Dari hasil pengecekan, ternyata ada kebocoran pada pipa pamsimas yang berada di atas tebing. Sehingga tanah di tebing tersebut tidak stabil dan akhirnya terjadilah tanah longsor tersebut,” jelasnya.
Selain rumah yang terdampak, kata Edi, ada sejumlah warga yang mengalami luka ringan. Yakni, Mahson, 60, dan Taserin, 35. Keduanya tertimpa material longsor.
Pasca longsor, warga dibantu BPBD, TNI, Polri, serta relawan melakukan kerja bakti menyingkirkan tanah longsoran. Rumah milik Mahson terpaksa dibongkar karena mengalami rusak berat. (rfk/zal)
Editor : H. Arif Riyanto