RADARMAGELANG.ID, Mungkid---Hujan lebat disertai angin kencang terjadi di Desa Krincing, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Minggu (28/9/2025) sore.
Akibatnya, puluhan rumah warga di tiga dusun di Desa Krincing mengalami kerusakan.
Atap genteng rontok dan ada bangunan rumah yang sampai roboh. Salah satunya rumah milik Sobirin.
Menurut Sobirin, hujan lebat disertai angin kencang mengguyur mulai pukul 15.30.
Awalnya, keluarga Sobirin masih berada di dalam rumah.
Namun tiba-tiba dinding rumah ambrol.
Kontan saja, semua keluarga Sobirin lari keluar rumah menyelamatkan diri.
“Atap genteng rumah saya beterbangan dan dinding rumah di lantai dua roboh. Alhamdulillah yang lantai satu aman,” kata Sobirin kepada Jawa Pos Radar Magelang, Senin (29/9/2025).
Sobirin mengaku, hujan lebat disertai angin kencang berlangsung sekitar seperempat jam.
“Atap genteng rumah milik emak saya, Musyarofah, juga beterbangan,” ujarnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edi Wasono mengatakan, setelah mendapat laporan kejadian tersebut, pihaknya langsung mengerahkan anggota untuk terjun ke lapangan.
Hasil pengecekan di lokasi, ada tiga dusun yang terdampak.
Yakni, Dusun Kerten, Dusun Krincing, dan Dusun Ngloji.
“Total ada 65 rumah rusak sedang, tiga rumah roboh, serta dua KK (kepala keluarga) harus mengungsi,” jelas Edi saat meninjau lokasi.
Ia menyampaikan, rata-rata rumah rusak di bagian atap.
Banyak genteng dan asbes yang berhamburan terbawa angin.
Selain itu, sejumlah dinding rumah roboh.
Sesuai instruksi Bupati Magelang Grengseng Pamuji, lanjut Edi, pihaknya akan membantu perbaikan rumah dan logistik.
“Seperti pembelian asbes, seng, galvalum, dan sebagainya,” ujarnya.
Pihaknya mengimbau warga tetap waspada, karena potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung hingga awal musim hujan Oktober 2025. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto