Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

20 Balon Udara Hiasi Langit Desa Donorojo Magelang

Magang Radar Magelang • Senin, 29 September 2025 - 04:38 WIB

Suasana lapangan Desa Donorojo,Kec.Mertoyudan, Kabupaten Magelang sebelum pelepasan balon udara, Minggu (28/9)
Suasana lapangan Desa Donorojo,Kec.Mertoyudan, Kabupaten Magelang sebelum pelepasan balon udara, Minggu (28/9)

RADARMAGELANG.ID, Mungkid– Festival balon digelar meriah di Desa Donorojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Minggu (28/9/2025).

Sebanyak 20 balon udara menghiasi langit lapangan Desa Donorojo.

Festival balon udara ini menjadi menjadi hiburan alternatif bagi warga Kabupaten Magelang.

Selain itu, festival ini juga untuk mengedukasi mengenai bagaimana cara menerbangkan balon udara yang aman.

Kepala Desa Donorojo Samsul Hadi mengatakan, selama ini festival balon udara jarang digelar di Kabupaten Magelang.

Karena itu, pihaknya menggandeng Komunitas Balon Udara Wonosobo yang sudah rutin menggelar festival setiap tahun.

Khusus untuk tahun ini, festival berlangsung di Desa Donorojo.

“Acara ini sebenarnya setiap tahun digelar di Wonosobo, tapi tahun ini Alhamdulilah diselenggarakan di Donorojo,” kata Samsul Hadi kepada Jawa Pos Radar Magelang, Minggu (28/9/2025).

Samsul Hadi berharap, kegiatan ini mampu menarik wisatawan.

Karena Desa Donorojo termasuk daerah penyangga kawasan Candi Borobudur.

“Mungkin nantinya kami juga akan membuat komunitas seperti ini, agar banyak wisatawan yang berkunjung,” ujarnya.

Festival balon udara ini dimulai sejak pagi pukul 05.00.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi risiko angin yang kencang.

Sebab, jika dilakukan siang hari, angin akan berhembus kencang sehingga balon udara tidak bisa terbang dengan sempurna.

Dikatakan dia, acara ini sudah mengantongi izin dari otoritas bandara wilayah timur.

Ketinggian maksimal balon udara dibatasi maksimal 50 meter dan balon udara ditautkan dengan tali.

Hal ini penting, karena jika terlalu tinggi, akan mengganggu penerbangan pesawat.

Perwakilan Komunitas Balon Udara Wonosobo Teddy menyampaikan, untuk memeriahkan festival balon udara ini, pihaknya melakukan persiapan dengan matang.

Balon udara dan tungku pengasapan dibawa langsung dari Wonosobo.

Teddy berharap kegiatan seperti ini bisa berlanjut tidak hanya berlangsung tahun ini saja, tetapi bisa menjadi agenda tahunan.

“Harapan kami juga semoga balon udara Wonosobo tetap eksis,” harapnya.

Dalam festival balon udara ini, juga dimeriahkan pentas musik dangdut dan bazar UMKM. (mg2/mg8/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#Festival Balon Udara #Komunitas Balon Udara Wonosobo #Donorojo #balon udara