Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Bupati Magelang Grengseng Pamuji Awali Ngantor di Kecamatan di Borobudur, Dengarkan Aspirasi Langsung dari Masyarakat

Lis Retno Wibowo • Selasa, 23 September 2025 | 23:30 WIB
Jajaran Forkopimda Kabupaten Magelang saat mendengarkan aspirasi dari masyarakat di hari pertama ngantor di Kecamatan, Selasa (23/9/2025).
Jajaran Forkopimda Kabupaten Magelang saat mendengarkan aspirasi dari masyarakat di hari pertama ngantor di Kecamatan, Selasa (23/9/2025).

MUNGKID - Bupati Magelang Grengseng Pamuji menjalankan program ngantor di kecamatan mulai Selasa (23/9/2025). Kegiatan ngantor di kecamatan ini diawali di Kecamatan Borobudur. 

Tidak hanya bupati dan wakil bupati yang ngantor di Kecamatan Borobudur. Namun seluruh Forkopimda Kabupaten Magelang.

Seperti, ketua DPRD, Dandim 0705 Magelang, kajari, kapolresta, ketua PN, dan PA Magelang. Serta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Kabupaten Magelang juga hadir. 

Seluruh OPD Kabupaten Magelang disediakan stan untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

Di konsep dengan forum group discussion (FGD), masyarakat menyampaikan aspirasinya kepada Bupati Magelang. Baik soal permasalahan pertanian, pengelolaan sampah, pariwisata, hingga tambang ilegal dikeluhkan masyarakat di hadapan bupati dan forkopimda. 

Bupati Grengseng mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah untuk memberikan ruang kepada masyarakat menyampaikan aspirasi langsung. 

“Ini merupakan upaya untuk sharing dan mendengarkan aspirasi masyarakat. Saya ingin membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan, keluhan, usulan, dan harapan,” jelasnya. 

Menurutnya, Kabupaten Magelang merupakan rumah bersama. Dirinya ingin mendengar langsung dari hati ke hati. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Borobudur, dirinya ingin mendengarkannya langsung. 

Dalam ngantor di kecamatan ini, Grengeng juga menyampaikan visi dan misinya. Dia meminta untuk bersinergi dari seluruh stakeholder dan masyarakat Kabupaten Magelang untuk mewujudkan misi visi tersebut. 

Pembangunan yang dilaksanakan harus selaras dengan yang dibutuhkan masyarakat Borobudur. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, pembangunan fasilitas umum, peningkatan pelayanan kesehatan, hingga dukungan untuk UMKM lokal dan sektor pariwisata.

Borobudur memiliki potensi yang luar biasa. Tidak hanya Candi Borobudur yang megah, tetapi juga desa-desa wisata yang kreatif, seni budaya yang luhur, dan kerajinan tangan yang mempesona. 

“Potensi ini harus kita jaga dan kembangkan bersama. Kita harus bersinergi untuk memastikan bahwa kesejahteraan masyarakat meningkat seiring dengan kemajuan Borobudur sebagai destinasi wisata unggulan,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat tidak sungkan. Ini adalah kesempatan untuk berdiskusi secara terbuka. Sampaikanlah dengan lugas dan jelas, apa yang selama ini menjadi ganjalan atau harapan. 

“Insya Allah, setiap aspirasi yang masuk akan kami catat dan tindak lanjuti sesuai dengan kewenangan dan kemampuan pemerintah,” ujarnya.

Setelah dari Borobudur, akan berlanjut ke kecamatan-kecamatan lainnya. Sehingga seluruh warga di setiap kecamatan di Kabupaten Magelang bisa menyampaikan setiap aspirasinya. (rfk/lis

Editor : Lis Retno Wibowo
#fgd #kajari #Program ngantor di kecamatan #aspirasi masyarakat #Kecamatan Borobudur #kapolresta #Bupati Magelang Grengseng Pamuji