Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Desa Salam Kabupaten Magelang Tembus 12 Besar Perpustakaan Desa Terbaik Nasional 2025

Magang Radar Magelang • Selasa, 23 September 2025 | 04:03 WIB
Penilaian lapangan perpustakaan desa/kelurahan terbaik di perpustakaan rumah baca Salam oleh tim visitasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Penilaian lapangan perpustakaan desa/kelurahan terbaik di perpustakaan rumah baca Salam oleh tim visitasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

RADARMAGELANG.ID, Mungkid - Desa Salam, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, berhasil masuk penghargaan 12 besar Perpustakaan Desa dan Kelurahan terbaik tingkat nasional tahun 2025.

Penilaian dilakukan  oleh tim juri dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada Senin, 22 September 2025 di Rumah Baca Salam. 

Penilaian ini merupakan bagian dari Lomba Perpustakaan Umum Terbaik Nasional yang diikuti 12 perpustakaan desa/kelurahan dan 12 perpustakaan masyarakat (taman baca masyarakat).

Tim juri berasal dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Perpustakaan Nasional, serta penggiat literasi.

Salah satu anggota dewan juri, Herman Suherman, menegaskan ketatnya proses seleksi.

“Saya mencatat ada 84.276 desa dan kelurahan seluruh Indonesia, dan yang masuk nominasi hanya 12 desa, salah satunya Desa Salam. Kami dewan juri memang harus berkeliling ke semua nominator, bukan tidak percaya pada data, tetapi ingin memastikan bahwa data sesuai dengan kenyataan,” jelasnya.

Menurut Herman, Desa Salam berhasil memenuhi 8 indikator besar, 12 indikator turunan, serta 26 indikator detail, mulai dari kepemilikan gedung, dukungan anggaran desa, layanan, fasilitas, hingga bukti inovasi dan dampak bagi masyarakat.

“Dari 1000 angka 400 angka tertinggi itu kalau inovasinya banyak. Tenaganya yang terbatas tapi inovasi luar biasa itu pasti lebih bagus daripada pelayanan yang melimpah tetapi tidak ada inovasinya misalnya.

Dan yang paling penting soal dampak karena bagi kami literasi bukan soal baca tulis. Sehingga dampak juga nilainya 200 kalau inovasi dan bukti penghargaan 200 jadi dampak juga nilainya 200.

Dampak itu termasuk jumlah kunjungan yang semakin meningkat dan pengaruhnya untuk warga sekitar. Itu juga termasuk penilaian dari dewan juri.” terang Herman.

Herman Suherman melakukan visitasi penilaian Perpustakaan Umum Terbaik  Tingkat Nasional Tahun 2025 di Rumah Baca Desa Salam, Magelang.
Herman Suherman melakukan visitasi penilaian Perpustakaan Umum Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2025 di Rumah Baca Desa Salam, Magelang.

Desa Salam menjadi satu dari hanya tiga desa di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara yang berhasil masuk penghargaan nasional.

Hal ini menunjukkan peran aktif desa dalam mengembangkan literasi dan menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan Desa Salam, Anis Nurul, menjelaskan bahwa Rumah Baca Salam berdiri resmi sejak 2019 berdasarkan SK Kepala Desa Nomor 180.192/16/KEP/02/2020 dengan slogan “The New Era of Lietatif.”

“Kami mempunyai visi misi yang fokus pada peningkatan akses literasi dan mendorong pendidikan inklusif yang sejalan dengan visi misi Kabupaten Magelang 'Anyar Gres': Aman, Nyaman, Religius, Unggul, dan Sejahtera,” terang Anis.

Rumah Baca Salam telah berkembang pesat. Dari awal hanya memiliki 50 anggota dan 100 buku, kini pada tahun 2025 telah memiliki lebih dari 2.000 anggota dan koleksi 3.000 buku.

Perpustakaan ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas, di antaranya pojok koleksi buku, pojok baca anak, pojok multimedia, pojok UMKM, ruang pertemuan indoor, pojok disabilitas, rumah kaca, halaman outdoor, hingga café literasi.

Prestasi yang pernah diraih Rumah Baca Desa Salam di antaranya Juara 1 Lomba Perpustakaan Desa Terbaik Kabupaten Magelang 2025, Juara 1 Implementasi Program TPBIS Kabupaten Magelang.

Kemudian, Juara 1 Lomba Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2025, Akreditasi A dari Perpustakaan Nasional.

Kepala Desa Salam, Zuhanif berharap generasi muda menjadi motor penggerak agar rumah baca semakin berkembang dan kelak mampu meraih prestasi tingkat nasional.

Pemerintah desa juga memberikan dukungan penuh berupa fasilitas tempat dan anggaran rutin setiap tahun. Dukungan itu semakin kuat sejak 2021 ketika Rumah Baca Desa Salam menjadi bagian dari program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) binaan Perpustakaan Kabupaten Magelang.

“Dengan adanya rumah baca salam ini kami seringkali bersosialisasi dengan seluruh warga masyarakat agar mereka selalu berkunjung ke tempat ini.  Apabila ada kegiatan-kegiatan, kalau butuh fasilitas, kami sediakan di Desa Salam. 

Kami mengharapkan muda-mudi di Desa Salam nanti jadi pelopor ke depan. Sehingga perpustakaan Rumah Baca Desa Salam ini akan maju, bisa juara tingkat nasional,” ujar Zuhanif. (mg6/mg5/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#perpustakaan desa #literasi #Kecamatan Salam #desa salam #Perpustakaan Desa dan Kelurahan #perpustakaan #perpustakaan umum #Kabupaten Magelang #Rumah Baca Desa Salam