Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Kunjungan Wisata di Magelang Terimbas Demo Agustus, Ada Pembatalan Reservasi Turis Domestik dan Mancanegara

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Senin, 8 September 2025 | 05:50 WIB
Ketep Pass Magelang salah satu destinasi wisata di Kabupaten Magelang yang banyak dikunjugi wisatawan.
Ketep Pass Magelang salah satu destinasi wisata di Kabupaten Magelang yang banyak dikunjugi wisatawan.

RADARMAGELANG.ID, Mungkid -Aksi demo di bulan Agustsus lalu berdampak di sektor pariwisata. Banyak wisatawan menunda kunjungan maupun rencana bermalam di wilayah Kabupaten Magelang.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Magelang, Usep Syarifudin, menyebutkan adanya pembatalan reservasi baik dari wisatawan mancanegara maupun domestik.

Terlebih beberapa negara telah mengeluarkan peringatan atau travel warning perjalanan ke Indonesia.

“Secara umum di awal bulan ini (September) masih mengharap tamu-tamu dari luar negeri. Sampai September akhir ada summer holiday dari Eropa dan Amerika. Cuma karena demo itu, langsung ada beberapa travel warning (luar negeri) dan negara tertentu, Amerika dan Australia (travel warning ke Indonesia),” kata Usep, saat dihubungi pada Minggu (7/9/2025). 

Usep menjelaskan, wisatawan domestik juga mengalami penurunan kunjungan ke Magelang. 

Pada awal terjadi demo sejumlah tamu membatalkan reservasi, menjelang long weekend ini, beberapa di antaranya mulai melakukan pemesanan kembali.

“Alhamdulillah demonya sudah reda, mudah-mudahan aman, kondusif lagi. Jadi, kita bisa bergiat, roda perekonomian bisa dinamis lagi,” tambahnya.

Karena sektor pariwisata membutuhkan tempat yang kondusif. Sehingga wisatawan tidak khawatir saat berkunjung  ke tempat pariwisata yang dituju.

Sementara itu, Ketua DTW Kabupaten Magelang, Edward Alfian mengaku saat panasnya kondisi di beberapa kota imbas kerusuhan,  ada beberapa rombongan wisatawan yang melakukan cancel ke sejumlah tempat wisata di Kabupaten Magelang. 

Ia mengaku, pasca kerusuhan kemarin berdampak pada sektor pariwisata.

“Kami juga sudah mengklarifikasi ke teman-teman travel agent, memang kondisi yang kemarin itu benar-benar mencekam. Sehingga jika dipaksakan berwisata pada Sabtu, risikonya besar,” ucapnya. 

Namun, pada  Minggu (31/8/2025) kondisi di sejumlah tempat wisata berangsur-angsur membaik. Seperti di Ketep Pass  angka kunjungan di sekitar 1.000 orang. 

“Apalagi di Sabtu (30/8/2025), kita bersama-sama arahan langsung dari Bupati Magelang untuk mengkampanyekan Magelang Cinta Damai. Dan ini juga lumayan berefek kepada mindset masyarakat,” ujarnya. (rfk/lis

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#Terdampak #edward alfian #turis mancanegara #Ketep Pass #WISATA #Tunda 75 Hari #phri