Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Kajari Kabupaten Magelang Ingatkan Anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Tidak Bergaya Hidup Hedonis

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Selasa, 22 Juli 2025 | 01:48 WIB
Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Kabupaten Magelang Patricia Zein menyerahkan beasiswa kepada anak-anak pegawai di lingkungan Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang yang berprestasi.
Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Kabupaten Magelang Patricia Zein menyerahkan beasiswa kepada anak-anak pegawai di lingkungan Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang yang berprestasi.

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang Zein Yusri Munggaran mengingatkan kepada seluruh anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Kabupaten Magelang untuk tidak sekadar menjadi pelengkap.

Tapi eksistensi IAD Daerah Kabupaten Magelang harus bisa memberikan sumbangsih yang nyata kepada institusi Kejaksaan Negeri.

“Yang diwujudkan dengan melaksanakan tugas dan fungsinya baik dalam pendidikan, sosial budaya, maupun perekonomian,” kata Zein saat perayaan Hari Ulang Tahun XXV Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) 2025, Senin (21/7/2025).

Ia berpesan agar anggota IAD menghindari gaya hidup hedonis yang suka memamerkan harta benda secara berlebihan. Juga menjaga gaya berpakaian dengan mempertimbangkan etika, sopan santun dan kearifan lokal masyarakat. 

“Saya tidak melarang ibu-ibu memiliki barang-barang mewah ataupun hidup berkecukupan. Namun sebagai Aparatur Sipil Negara, kita dituntut harus bisa menjadi contoh dan panutan masyarakat. Sikap, perilaku, dan gaya hidup kita sehari hari akan selalu dinilai oleh masyarakat. Oleh karena itu, besar harapan saya kepada ibu - ibu anggota IAD dapat menjadi motor penggerak sekaligus menjadi etalase gerakan hidup sederhana, sehingga dapat menjadi contoh yang baik dan layak ditiru oleh masyarakat,” bebernya.

Zein mengingatkan untuk selalu berhati-hati dan bijak dalam bermedia sosial. Media sosial (medsos) memang sudah tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Media sosial merupakan dunia tanpa batas yang hadir dalam genggaman tangan.

“Media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sosial kita di mana setiap postingan kita akan diakses dan dimonitor publik tanpa filter. Artinya, apapun yang kita lakukan di dunia maya pada dasarnya kita sedang mengiklankan diri kita untuk diprofil dan dinilai masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berpesan untuk hati-hati dan tetap menjaga etika moral dalam pergaulan dunia maya. Kehati-hatian dalam penggunaan media sosial sangatlah penting mengingat jejak digital tidak bisa dihapus dan ibu-ibu anggota IAD harus dapat memahami bahwa sebagai istri seorang jaksa, rentan terkena sorotan publik.

“Jangan sampai karena ketidakhati-hatian saudari sekalian dalam menggunakan media sosial, kelak menimbulkan dampak negatif baik bagi karir suami maupun bagi institusi,” ucapnya.

Ketua IAD Daerah Kabupaten Magelang Patricia Zein menyampaikan, di momen HUT XXV kali ini memiliki tema, IAD sebagai Cerminan Diri dalam Menjalankan Program Kerja yang Nyata.

“Sehingga di momen istimewa kali ini, agar terus menjaga dan menjunjung tinggi marwah organisasi melalui sikap dan perilaku terpuji,” ucapnya.

Karena tugas anggota IAD di sini adalah untuk bersama-sama menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegakan hukum.

“Baik setiap langkah, setiap sikap, maupun setiap kontribusi sekecil apapun akan disorot oleh masyarakat. Dalam kehidupan bermasyarakat, kita tidak hanya membawa nama pribadi, tapi juga membawa identitas sebagai bagian keluarga dari institusi kejaksaan. Karena itu, setiap langkah yang kita ambil harus dilandasi kesadaran bahwa kita adalah contoh. Contoh dalam beretika, bermasyarakat, serta menjaga norma-norma hidup dalam bermasyarakat,” pesannya. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Kejari Kabupaten Magelang #Ikatan Adhyaksa Darmakarini (IAD) #gaya hidup #medsos