Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Exit Tol Jogja-Bawen Bergeser 800 Meter dari Gerbang Singa Palbapang Arah Kota Magelang

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Jumat, 18 Juli 2025 | 04:12 WIB
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Tol Jogja-Bawen Muhammad Fajri Nukman
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Tol Jogja-Bawen Muhammad Fajri Nukman

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Pembangunan exit tol dan terowongan proyek Tol Jogja-Bawen, belum ada kejelasan. Sebelumnya, lokasi exit tol di Gerbang Singa Palbapang. 

Namun dikaji ulang karena lokasi tersebut masuk kategori sub kawasan pelestarian 1 (SP-1) atau kawasan pelestarian utama peninggalan situs warisan dunia.

Sedangkan rencana pembangunan terowongan muncul setelah pada Januari lalu ada perubahan trase Tol Jogja-Bawen di Kecamatan Grabag.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Tol Jogja-Bawen Muhammad Fajri Nukman mengatakan, pembuatan terowongan jalan tol di Grabag, Kabupaten Magelang.

Di Grabag total ada tujuh desa yang terdampak proyek jalan tol. 

“Lima desa sudah masuk tahap penilaian. Sedangkan dua desa, kita masih menunggu kejelasan terkait konfirmasi desain jembatan. Informasi sementara yang kita terima desain masih dalam tahap penyusunan,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Magelang, Kamis (17/7/2025). 

Dikatakan, ada perubahan penetapan lokasi (penlok) di Grabag atau salah satu lokasi di seksi 5, yakni, Desa Losari dan Kalipucang, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.

Fajri menambahkan, untuk exit tol nanti akan bergeser ke arah Kota Magelang.

Kurang lebih 800 meter dari titik penlok awal, yakni di Simpang Tiga Gerbang Singa Palbapang. 

Untuk konstruksi sendiri, informasi sementara baru di seksi 1 dan seksi 6. Untuk seksi 2, kata dia, informasi sementara sudah masuk tahap lelang.

“Kemungkinan akan segera dimulai tahap konstruksinya,” ujarnya. 

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Magelang A. Yani berharap, revisi penlok untuk seksi 5 yang informasi akan dibuat terowongan bisa segera selesai.

Mengingat proses pembebasan lahan tidak mudah dan memerlukan waktu. 

“Takutnya nanti kami malah dikejar-kejar untuk segera menyelesaikan pembebasannya. Padahal hingga saat ini, kami masih belum menerima revisi penlok untuk seksi 5,” katanya. (rfk/aro) 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Kecamatan Grabag #Palbapang #exit tol #tol jogja bawen