Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Disdikbud Kabupaten Magelang akan Gelar Borobudur Techno Festival 2025, Wadahi Kreativitas dan Inovasi Siswa

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Jumat, 11 Juli 2025 | 00:38 WIB
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang Slamet Achmad Husein
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang Slamet Achmad Husein

RADARMAGELANG.ID, Mungkid - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang akan menggelar Borobudur Techno Festival 2025 pada Agustus. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang Slamet Achmad Husein menyebut, festival ini merupakan bagian dari akselerasi komitmen daerah dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis digital yang seimbang antara teknologi, seni, dan nilai-nilai budaya.

Borobudur Techno Festival 2025 diselenggarakan secara regional Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta maupun nasional.

Tujuannya menurut Husein untuk memberikan ruang dan fasilitas bagi para peserta didik dan tenaga kependidikan mengekspresikan kemampuan, kreativitas, dan inovasi di bidang teknologi dan seni.

Selain itu, mendorong terciptanya produk-produk edukatif berbasis teknologi digital yang mengangkat nilai-nilai budaya lokal dan nasional.

“Dengan event ini, kita juga ingin menggali dan memetakan potensi digitalisasi pendidikan yang dapat dioptimalkan di Kabupaten Magelang,” jelasnya. 

Rangkaian kegiatan dalam Borobudur Techno Festival 2025 disusun dengan menyasar berbagai minat siswa.

Beberapa lomba unggulan yang akan digelar di antaranya, lomba digital interaktif yang terdiri dari Minecraft Education, Stumble Guys Competition, Cerdas Cermat Online, dan E-Sport Tournament.

“Untuk esport ini akan ada tiga lomba. Yakni Mobile Legend, PES, dan PUBG. Dengan peserta minimal pelajar SMP dan juga masyarakat umum dipersilakan ikut,” ucapnya. 

Kemudian, karya kreatif berbasis teknologi dengan beberapa perlombaan, seperti lagu AI (untuk guru dan pelajar), film animasi AI, dan komik digital Canva untuk guru. Lalu, konten edukatif budaya yang terdiri dari vlog situs sejarah dan budaya daerah serta film dokumenter edukatif.

Festival ini, kata Husein, akan dibuka secara nasional, menjangkau pelajar dari berbagai wilayah di Indonesia. Tahapan pendaftaran dan sosialisasi sudah dimulai sejak 18 Juni dan akan ditutup pada 11 Agustus 2025.

Selanjutnya, babak penyisihan hingga final dilaksanakan pada 12–16 Agustus, dan puncaknya dimeriahkan dengan gebyar Borobudur Techno Festival pada 23 Agustus 2025.

Tak hanya lomba, rangkaian BTF juga akan diwarnai dengan gelar budaya dan festival gunungan sebagai wujud integrasi antara teknologi modern dan kearifan lokal.

Juara 1, 2, dan 3 akan mendapatkan hadiah uang pembinaan jutaan rupiah. Sementara itu, Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengatakan, dengan  event  ini, diharapkan dapat mendorong potensi para siswa di Kabupaten Magelang dan di luar Magelang untuk bisa tampil. 

“Apalagi zaman sekarang ini merupakan zaman teknologi, dan ilmu pengetahuan,” ungkap Grengseng. 

Sehingga pihaknya mendorong event ini, dengan harapan lain, agar anak-anak bisa lebih bijak dalam menggunakan teknologi, seperti dalam penggunaan AI.

“Maka, tugas kita adalah mendorong agar ilmu pengetahuan ini diarahkan ke jalan yang benar,” ucapnya. 

Dia menambahkan, Borobudur Techno Festival 2025 juga menjadi bentuk pemerintah hadir dalam merespons perubahan zaman. Supaya teknologi tidak hanya dikonsumsi, tapi juga diciptakan dan dimanfaatkan secara produktif oleh generasi muda. (rfk/lis

Editor : Lis Retno Wibowo
#disdikbud kabupaten magelang #Slamet Achmad Husein #Borobudur Techno Festival 2025 #dinas pendidikan dan kebudayaan