Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Ini Penampakan Stairlift dan Rem, Fasilitas Tambahan di Candi Borobudur Magelang untuk Kunjungan Presiden Prancis Macron dan Presiden Prabowo

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Jumat, 30 Mei 2025 | 18:50 WIB
Biksu menaiki stairlift  di Candi Borobudur yang digunakan untuk fasilitas tambahan menyambut kedatangan Presiden Prabowo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kamis (29/5/2025).
Biksu menaiki stairlift di Candi Borobudur yang digunakan untuk fasilitas tambahan menyambut kedatangan Presiden Prabowo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kamis (29/5/2025).

RADARMAGELANG, Mungkid - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney memasang stairlift dan rem untuk menyambut kedatangan Presiden Prabowo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron beserta Ibu Negara Brigitte Macron di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Kamis (29/5/2025).  

Sebelumnya sempat ramai soal adanya fasilitas tambahan di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang yakni adanya pemasangan stairlift dan rem. 

Ketua DPD Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Jawa Tengah (Jateng), Tanto Harsono mendukung fasilitas stairlift dan rem ini.

"Apalagi bagi orang seperti saya yang kaki saya habis operasi. Kalau jalan harus pakai tongkat. Dengan adanya stairlift, sangat membantu dan kita bisa dengan mudah menikmati candi sampai puncak," ungkapnya. 

Dikatakan tumpuan dari stairlift ini dipasangkan ke besi base plat, yang di bawahnya sudah dilapisi rubber mat. Sehingga besi tersebut tidak bersentuhan langsung dengan batu candi.

Pemasangan besi penahan kursi stairlift ini di base plat tersebut. In Journey juga sudah menjelaskan dan memastikan, kalau pemasangan tidak bersentuhan dengan batu candi. 

“Menurut saya sudah oke sih. Kaki saya yang sakit dan kalau jalan harus pakai tongkat, dengan adanya stairlift ini sangatlah membantu," ucapnya. 

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Biksu Phrakhruwinaitorn Rungdet atau panggilannya Anusiri.

Anusiri menyampaikan dengan adanya stairlift sangatlah membantu. Khususnya bagi para orang-orang lansia yang kesusahan, namun ingin naik dan menikmati Candi Borobudur. 

Ia sangat berharap, pemerintah atau pihak stakeholder lainnya, mendukung fasilitas ini.

"Supaya fasilitas ini bisa digunakan dan dioperasionalkan untuk wisatawan atau pengunjung lansia.

Apalagi bagi para tokoh agama, banyak juga yang usianya sudah lanjut. Juga ada sejumlah tokoh agama Buddha yang selesai operasi, atau sakit lainnya bisa terbantu dengan adanya fasilitas ini," ungkapnya. 

Usai kunjungan Presiden Prabowo dan Presiden Macron, media langsung diajak menengok fasilitas stairlift dan rem.

Dengan adanya rem yang seperti jembatan ini menambah keindahan Candi Borobudur. Stairlift  dipasang di salah satu sisi candi meringankan beban para wisatawan atau para biksu.

Khususnya para biksu atau wisatawan yang sudah lanjut usia dan memiliki keterbatasan fisik. 

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menambahkan, ke depan di Candi Borobudur ini akan dipermanenkan. Karena untuk inklusivitas, seluruh cagar budaya di dunia sudah terpasang.

 "Fasilitas ini juga sudah kita rencanakan lama, akan kita coba permanenkan,"tandasnya. 

Saat ini, stairlift portabel. Tidak ada, satu mur atau baut yang merusak batuan Candi Borobudur. "Ini sebagai uji coba, kita harapkan kedepan bisa permanen," ujarnya. (rfk/lis

Editor : Lis Retno Wibowo
#Stairlift Candi Borobudur #candi borobudur #kunjungan #brigitte macron #presiden prabowo subianto #Presiden Prancis Emannuel Macron #biksu #stairlift dan rem