Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Sebelum Kecelakaan di Purworejo, 10 Guru SD Islam Tahfidz Quran As Syafiiyah Mendut Magelang yang Meninggal Tampak Ceria dan Banyak Bergurau

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Kamis, 8 Mei 2025 | 02:15 WIB
Jenazah Isna Hayati, korban kecelakaan maut di Kalijambe, Bener, Purworejo tiba di rumah duka Mendut 1, Kelurahan Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang
Jenazah Isna Hayati, korban kecelakaan maut di Kalijambe, Bener, Purworejo tiba di rumah duka Mendut 1, Kelurahan Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Kecelakaan yang menewaskan 10 Guru TK dan SD Islam Tahfidz Quran As Syafiiyah Mendut Kabupaten Magelang dan seorang sopir angkot di Jalan Purworejo-Magelang membuat syok Ketua Komite Sekolah setempat Wahid Ghozali.

Pasalnya, kecelakaan itu terjadi saat rombongan guru tersebut hendak takziah ke rumah orangtua kepala sekolah di Gebang, Purworejo.

Saat kejadian, dirinya juga ikut takziah namun menumpang mobil berbeda.
Wahid Ghozali mengatakan, saat berangkat melayat itu, dirinya berada di rombongan terakhir. “Tadi ada lima mobil, dan mobil saya berada di urutan terakhir,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Magelang.
“Namun, sampai di bangjo Salaman, kendaraan saya mendahului rombongan dan sampai ke tujuan terlebih dahulu,” tambahnya.
Selesai takziah, tiba-tiba istrinya mendapatkan telepon kalau rombongan para guru yang naik angkot mengalami kecelakaan.
“Saya benar-benar syok dan kaget, setelah itu saya coba koordinasi dengan yayasan ini bagaimana,” jelasnya.
Keluarga dan pelayat menangis saat jenazah Isna Hayati, korban kecelakaan maut di Kalijambe, Bener, Purworejo tiba di rumah duka Mendut 1, Kelurahan Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang
Keluarga dan pelayat menangis saat jenazah Isna Hayati, korban kecelakaan maut di Kalijambe, Bener, Purworejo tiba di rumah duka Mendut 1, Kelurahan Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang
Saat itu pihak yayasan meminta dirinya untuk ke sekolah terlebih dahulu.
"Saya diminta mengkondisikan lokasi SD,” katanya.
Gozali mengaku untuk proses belajar mengajar pihaknya tidak bisa memutuskan.
“Di sini saya tidak bisa memutuskan, karena saya hanya komite. Nanti menunggu keputusan dari kepala sekolah bagaimana,” ujarnya. 
Guru PAI SD Islam Tahfidz Quran As Syafiiyah Maftuhin mengaku, pihaknya benar-benar syok usai kejadian ini.
Padahal saat akan berangkat pagi itu, masih ceria, masih gembira bersama. "Kita tidak tahu akan ada kejadian seperti ini," katanya dengan wajah masih syok.
Ia mengaku, pihak sekolah sangat kehilangan.
Apalagi para ustad dan ustadzah ini merupakan para guru yang sangat berkualitas, bahkan hafidz quran.
Menurut dia, para guru yang wafat memiliki dedikasi dan semangat mendidik yang sangat luar biasa.
"Mereka begitu antusias, semangat, dan terus terang mereka selalu mencurahkan semua semangatnya. Sehingga para murid bisa belajar dengan baik, hingga bisa hafal Alquran," ujarnya.
Ia mengaku, tidak ada firasat sama sekali.
"Cuma tadi, mereka banyak bergurau bersama sebelum berangkat takziah," katanya.
Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano mengungkapkan, kecelakaan bermula saat truk bermuatan pasir melaju dari arah Magelang menuju Purworejo.
Saat melewati jalan menurun, truk bernopol B 9970 BYZ itu berusaha mendahului angkota Kopada yang ditumpangi rombongan guru di depannya.
"Truk diduga kehilangan kendali hingga menyenggol minibus tersebut,” kata AKBP Andry.
Hal itu menyebabkan kedua kendaraan tersebut terguling, hingga menabrak rumah warga di pinggir jalan.
Akibat peristiwa nahas tersebut, sebanyak 11 orang meninggal dunia.
“Sebanyak 11 orang meninggal dunia di tempat, sementara enam lainnya mengalami luka ringan,” ujarnya.
Sementara itu, jenazah Isna Hayati, 25, warga Mendut 1, Kecamatan Mungkid sudah tiba di rumah duka sekitar pukul 17.51.
Tampak isak tangis langsung pecah usai jenazah tiba.
Jenazah Isna langsung langsung dimakamkan malam ini usai disalatkan. (rfk/aro) 
 
 
Editor : H. Arif Riyanto
#Bener #mendut #Mungkid #Kalijambe #rem blong #kecelakaan #truk pasir #purworejo