Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Wali Murid TK & SD Islam Tahfidz Quran As Syafiiyah Mendut Magelang Doakan Korban Kecelakaan, Baca Yasin dan Salat Gaib

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Rabu, 7 Mei 2025 | 22:55 WIB
Wali Murid TK & SD Islam Tahfidz Quran As Syafiiyah Mendut, Magelang doa bersama, membaca yasin, dan salat gaib.
Wali Murid TK & SD Islam Tahfidz Quran As Syafiiyah Mendut, Magelang doa bersama, membaca yasin, dan salat gaib.

RADARMAGELANG.ID, Mungkid—Korban kecelakaan maut antara dump truk bermuatan pasir dan angkot Kopada di perbatasan Magelang - Purworejo, ikut Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Rabu (7/6/2025) siang diketahui merupakan guru TK & SD Islam Tahfidz Quran As Syafiiyah, Mendut, Kecamatan Mungkid.

“Benar, korban laka di Purworejo itu merupakan guru TK & SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafiiyah,” kata Lurah Mendut Purwoko Adi Nugroho saat ditemui di TK & SD Islam Tahfidz Quran As Syafiiyah, Rabu (7/5/2025).

Baca Juga: Kecelakaan Maut Truk Pasir Tabrak Angkot di Kalijambe Purworejo: Seorang Guru Selamat karena Tempat Minum Ketinggalan di Sekolah

Adi mengaku, untuk saat ini pihaknya masih menunggu hasil identifikasi dari pihak kepolisian.

"Ini baru diidentifikasi, tim kami meluncur ke sana (Purworejo). Baru identifikasi siapa saja yang meninggal dunia,” ujarnya.

Ia menyampaikan, informasi sementara yang diterima, para guru berencana takziah ke rumah orangtua kepala sekolah di Gebang, Purworejo.

“Jadi ada beberapa rombongan. Nah, mobil rombongan tersebut yang mengalami kecelakaan,” katanya.

Baca Juga: Begini Kronologi Kecelakaan Truk Pasir dengan Angkot Rombongan Guru SD Islam Quran Tahfidz As Syafiiyah, Mungkid yang Akan Takziah di Purworejo

Pantauan di TK & SD Islam Tahfidz Quran As Syafiiyah, tampak sejumlah orang tua siswa melakukan dzikir, tahlil, dan doa bersama untuk mendoakan para guru yang menjadi korban kecelakaan.

Mereka juga menggelar salat ghaib.

“Iya, tadi kami daripada duduk-duduk, sambil menunggu informasi pasti soal kecelakaan dan kondisi para guru. Kami melakukan doa bersama, dzikir, dan yasin,” ucap Bhineke Giandika, wali murid TK & SD Islam Tahfidz Quran As Syafiiyah.

“Walaupun sebenarnya kami belum tahu, informasi pastinya seperti apa,” terangnya kembali.

Giandika menyampaikan, informasi sementara, tadi itu ada dua angkot. Tapi untuk korban yang guru berapa, pihaknya belum tahu. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#tahlil #magelang #Bener #Kalijambe #doa #rem blong #kecelakaan #truk pasir #purworejo #salat ghaib