Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Bupati Magelang Grengseng Pamuji Pastikan Zero Jalan Berlubang di Jalur Utama Kabupaten Magelang

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Sabtu, 22 Maret 2025 | 06:12 WIB
Bupati Magelang Grengseng Pamuji saat buka bersama wartawan Kabupaten Magelang, Kamis (20/3).
Bupati Magelang Grengseng Pamuji saat buka bersama wartawan Kabupaten Magelang, Kamis (20/3).

RADARMAGELANG.ID, Mungkid– Bupati Magelang Grengseng Pamuji pastikan zero jalan berlubang utamanya di jalan kabupaten di wilayah Kabupaten Magelang menjelang arus mudik dan balik Lebaran mendatang.

Hal ini disampaikan Bupati Magelang usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi, Jumat (21/3/2025).

Grengseng menyampaikan, hingga saat ini untuk infrastruktur perbaikan jalan sudah 90 persen lebih selesai.

Dan mungkin satu dua hari ini bisa diselesaikan.

“Kita target 0 lubang di Kabupaten Magelang, khususnya di jalan kabupaten,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Magelang.

Pihaknya akan terus mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magelang agar memastikan zero (0) jalan berlubang, utamanya di jalan kabupaten menjelang lebaran.

Dalam hal ini, Grengseng juga meminta bantuan wartawan sekaligus masyarakat untuk memberikan informasi kepada Dinas PUPR Kabupaten Magelang bila mana menemukan jalan berlubang, utamanya pada jalan kabupaten.

"Hari ini menjelang lebaran kita akan menutup seluruh jalan yang berlubang, kita tutup dulu. Tidak boleh ada lagi jalan yang berlubang," kata Grengseng.

Sementara itu, Dinas Perdagangan Koperasi (Disdagkop) dan UKM Kabupaten Magelang, Grengseng juga mendorong agar mampu menekan angka inflasi dengan komunikasi dan koordinasi dengan dinas terkait lainnya, seperti Dinas Pertanian dan Pangan, Bagian Perekonomian serta beberapa BUMD untuk melaksanakan operasi pasar dan Kampung Ramadan (pasar murah) untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok yang bisa memberatkan masyarakat.

Kegiatan operasi pasar dan pasar murah ini juga telah dilaksanakan di halaman Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur Mungkid beberapa waktu lalu dalam rangka mengendalikan inflasi.

"Ke depan juga masih ada kegiatan tebus murah juga, dan kami juga sudah berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda," jelas Grengseng.

Ia terus mendorong Disdagkop UKM untuk menciptakan ruang-ruang publik untuk kegiatan pasar murah atau tebus murah.

Hal ini diharapkan dapat membantu dan mengantisipasi lonjakan kenaikan harga bahan pokok, yang biasa terjadi menjelang lebaran Idul Fitri. (rfk/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#jalan berlubang #Grengseng Pamuji #arus mudik dan balik lebaran