RADARMAGELANG.ID, Mungkid– Menara Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur Magelang sudah bisa dinikmati oleh masyarakat untuk melihat pemandangan dari ketinggian kurang lebih 39 meter.
Menara pandang ini, resmi dibuka oleh Bupati Magelang Grengseng Pamuji pada Sabtu (15/3/2025).
Untuk menaiki menara pandang ini, pengunjung dikenakan infak Rp 5 ribu per orang.
Pengunjung kemudian bisa naik lift menuju lantai 5 dan 7 menara pandang ini naik lift.
Di lantai 5 dan 7 tersebut ada dinding kaca. Menara pandang ini buka 24 jam.
Di atas menara, pengunjung bisa menaiki dan melihat keindahan Candi Borobudur dan Perbukitan Menoreh dari atas ketinggian 39 meter.
“Menara pandang sudah layak untuk dikunjungi oleh para wisatawan, jamaah atau apapun namanya dengan infak juga. Infaknya Rp 5 ribu per orang.
Boleh naik sampai tingkat atas sendiri,” kata Ketua Badan Pengelola MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang, Asfuri Muhsis.
Asfuri menyampaikan, pengunjung bisa naik sampai ke lantai ke tujuh, menggunakan lift.
Dalam satu kali jalan, maksimal bisa memuat 10 orang. Begitu pun kapasitas lantai.
Karenanya, jika pengunjung ramai, mereka akan dibatasi maksimal 10 menit. Setiap rombongan naik akan didampingi seorang petugas.
Asfuri memerkirakan menara pandang ini bakal menjadi salah satu destinasi wisata baru untuk masyarakat.
Mereka bisa berwisata religi di masjid yang berkapasitas 8.000 jemaah tersebut, serta bisa naik ke menara.
Rencananya, menara itu beroperasi selama 24 jam. Bupati Magelang Grengseng Pamuji juga telah menjajal panorama dari menara pandang MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang.
“Ini melihat pemandangan (Candi) Borobudur. Sama seperti tempat-tempat wisata yang ada di sekitaran Borobudur yang view-nya menuju ke titik Borobudur,” kata Grengseng.
“(Kekurangannya) Satu, tidak bisa melihat 360 derajat. Yang kedua, panas nggak ada AC-nya,” imbuh dia.
Grengseng mengimbau warga Kabupaten Magelang menyemarakkan MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang.
“Mari kita semarakkan Masjid Agung Jawa Tengah yang ada di Magelang, kita beribadah di sini, bisa untuk ngabuburit di sini,” ujar dia. (rfk/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo