RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Belum genap satu tahun, bangunan pagar di Museum dan Kampung Seni Borobudur (MKSB), Kabupaten Magelang sudah ambrol.
Pagar yang rusak berada di sebelah barat.
Fondasi sekitar pagar tidak kuat.
Kamis (30/1/2025) , sejumlah pekerja mulai memperbaiki pagar yang ambruk tersebut.
Salah satu warga Kujon, Borobudur, Zulianto mengaku, pondasi di sekitar pagar Museum dan Kampung Seni Borobudur itu kurang kuat.
Bangunannya sudah retak-retak, padahal usianya belum genap satu tahun.
“Rabu (29/1/2025) siang kemarin, saat saya jalan-jalan melihat sudah ada pagar yang ambrol. Memang itu pondasinya tidak kuat,” katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Ia mengatakan, tanah di sekitar bangunan labil, karena memang tanah urug.
Selain itu, ada dugaan kualitas bangunanya tidak bagus.
“Fondasi yang retak-retak kurang lebih sepanjang 20 sampai 30 meteran,” ujarnya.
Zulianto khawatir saat hujan deras, bangunan akan ambrol dan semua pagar keliling Museum dan Kampung Seni Borobudur akan ambruk.
“Fondasi dengan besi pagar itu tidak melekat tapi berongga. Ini sebenarnya sudah tampak dari awal. Kalau dibiarkan, pagar bisa ambruk,” tandasnya.
Direktur Taman Wisata Borobudur (TWB) Mardijono Nugroho mengatakan, status bangunan Museum dan Kampung Seni Borobudur masih dalam pemeliharaan Kementerian PUPR sampai September 2025.
“Jadi, saat ini (segala kerusakan) masih tanggung jawab PUPR,” ujarnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto