Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Dari Eksekutif ke Legislatif, Soeharno Terus Mengabdi untuk Magelang

H. Arif Riyanto • Jumat, 13 Desember 2024 | 04:57 WIB
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang Soeharno
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang Soeharno

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Soeharno, pria berusia 73 tahun ini masih semangat mengabdi untuk Kabupaten Magelang.

Di tahun 2024 ini, ia sudah keempat kalinya duduk di kursi DPRD Kabupaten Magelang dari Partai Gerindra.

Periode ini, ia menjabat sebagai salah satu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang.

Meski sudah tak berusia muda, Soeharno juga memiliki peran penting di Partai Gerindra di Kabupaten Magelang.

Ia menjadi salah satu pendiri ataupun pengurus Partai Gerindra di Kabupaten Magelang.

Perjalanan Soeharno hingga mencapai titik ini, tidaklah mudah dan cepat.

Pria kelahiran Grobogan tersebut masuk ke Kabupaten Magelang tahun 1985 silam, sebagai seorang PNS.

Jabatan pertamanya menjadi Camat Kaliangkrik, berlanjut Camat Mertoyudan hingga 1990.

Soeharno pernah menjabat Kepala Dispenda Kabupaten Magelang, menjadi Medono di Rumah Bupati Magelang di Grabag, kemudian Asisten Pemerintahan dan Pembangunan, Kepala Bawasda, dan puncaknya pada 2006, dilantik sebagai Sekertaris Daerah (Sekda) hingga akhir pensiunnya pada 2008.

Perjalanan Politik

Setelah pensiun, Soeharno ternyata tidak bisa beristirahat tenang di rumahnya.

Akhir 2008, ada sejumlah masyarakat, seperti para cleaning service di Pemda dan lainnya mendatangi  rumahnya.

“Saat itu saya tidak ada biaya, banyak yang datang ke rumah seperti cleaning service Pemda dan lainnya. Mereka datang meminta saya untuk maju menjadi dewan,” kata Soeharno kepada Jawa Pos Radar Magelang di ruang kerjanya, Rabu (11/12/2024).

Sejak didatangi itu, Soeharno mengaku tidak bisa tidur tiga hari tiga malam.

“Saya juga sempat meneteskan air mata memikirkan hal itu. Jujur, saat dulu saya menjabat itu memang terkenal akrab kepada siapa saja, sehingga mereka berani meminta saya maju menjadi wakil rakyat,” ujarnya.

Dengan segala pertimbangan dan hasil diskusi dengan keluarga, ia akhirnya memutuskan berlabuh ke Partai Gerindra pada akhir 2008.

Ia pun didaulat menjadi Wakil Ketua DPC Gerindra Kabupaten Magelang.

Karena saat itu, ia memang mau maju menjadi wakil rakyat.

"Saya lebih condong nasionalis. Karena visi misinya sejalan, maka saya memutuskan masuk ke Partai Gerindra dan maju sebagai anggota dewan di Pemilu 2009,” kenang Soeharno.

Pada 2014, Soeharno terpilih menjadi Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Magelang, hingga saat ini.

Dan di periode tersebut, Soeharno terus maju dan lolos menjadi anggota DPRD Kabupaten Magelang.

“Ini adalah pengabdian, memastikan birokasi bekerja tanpa aturan yang salah, melindungi masyarakat, sesuai pesan Pak Prabowo. Menampung aspirasi dari dapil dan menyampaikannya,” kata pria dua anak dan lima cucu ini.

Fokus besar di Kabupaten Magelang ini, menurutnya, terutama masalah kemiskinan dan stunting.

“Ini akan teratasi manakala kebutuhan dasar masyarakat, Kesehatan, dan pendidikan terpenuhi. Ini pun harus ditunjang dengan infrastruktur yang memadai. Kami harus bisa mendorong untuk kreatif, memberikan masukan kepada forum agar peran APBD ini betul-betul dioptimalkan untuk rakyat,” terangnya.

Menurut Soeharno, politik adalah seni.

Di DPRD, ia menyebut perlu ada bangunan kompromi bahwa APBD untuk kepentingan masyarakat.

"Maka kalau sudah masuk di ruangan sini (DPRD) ya atribut dilepas. Kita khusus berdebat untuk kepentingan masa depan rakyat, di samping adanya kepentingan-kepentingan politik yang berada di dapil masing-masing. Dan itu sudah berjalan sejauh ini,” katanya. (adv/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#DPRD Kabupaten Magelang #soeharno