Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Pabrik Garmen di Tempuran Magelang Terbakar, Pemadaman Butuh Waktu 5 Jam

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Senin, 9 Desember 2024 | 03:44 WIB
Kebakaran hebat melanda pabrik garmen PT Anugerah Abadi Magelang (AAM) di Dukuh Demesan, Desa Girirejo, Tempuran, Kabupaten Magelang, Minggu (8/12/2024).
Kebakaran hebat melanda pabrik garmen PT Anugerah Abadi Magelang (AAM) di Dukuh Demesan, Desa Girirejo, Tempuran, Kabupaten Magelang, Minggu (8/12/2024).

RADARMAGELANG.ID, Mungkid— Pabrik garmen PT Anugerah Abadi Magelang (AAM) di Dukuh Demesan, Desa Girirejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang ludes terbakar, Minggu (8/12/2024) sekitar pukul 12.15.

Kebakaran terjadi saat hujan deras.

Kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 atau butuh waktu lima jam.

Sebanyak 16 unit damkar Kabupaten Magelang serta dibantu tiga unit Damkar Kota Magelang dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

“Untuk penyebab kebakaran kita belum tahu persis, tetapi kita dihubungi oleh pihak pabrik sekitar 12.15,” jelas Kepala UPT Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Magelang Edy Priyanta kepada awak media.

Edy mengatakan, dalam proses pemadaman sendiri, pihaknya terkendala dengan sumber air yang cukup jauh.

Sehingga proses pemadaman memakan waktu hampir lima jam.

“Dari pukul 12.15 sampai pukul 17.00 baru berhasil kita padamkan, dan setelah itu kita lanjutkan pendinginan,” katanya.

Untuk titik kebakaran, lanjut Edy, tepat berada di lokasi produksi.

Di titik tersebut terkumpul banyak bahan-bahan yang mudah terbakar.

“Seperti kain-kain bahan pembuatan kaos. Namun untuk pastinya saya masih belum tahu, karena saat kami datang, api sudah sangat besar,” jelasnya.

Edy menyampaikan, meskipun kondisi hujan, tidak berpengaruh dengan proses kebakaran.

Pantauan di lokasi, pabrik tersebut berada di tepi jalan.

Kebakaran tersebut praktis menimbulkan kehebohan. Apalagi ada sejumlah pabrik lain di sekitar lokasi.

Seorang pekerja pabrik berinisal ES menyebut, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 11.00-an.

Api tersebut melalap pabrik tersebut.

"Dengar-dengar iya (korsleting listrik)," bebernya di lokasi, Minggu (8/12/2024).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kata dia, apinya menyebar di area kantor, finishing, sewing, dan gudang. Namun, dia belum mengetahui detailnya. Beruntung, tidak ada korban karena kemarin pabrik tutup dan semua pekerja libur.

"Tidak ada (orang di dalam pabrik). Soalnya pada libur. Cuma ada satpam yang kebetulan lagi jaga di depan dan belakang pabrik," bebernya.

Dia menjelaskan, PT AAM merupakan pabrik garmen yang biasa dipasarkan ke dalam dan luar negeri. Produksi pabrik ini  diekspor ke Amerika. "Kebetulan suami saya pengawas (PT AAM). Jadi, tadi ikut bantu proses di dalam. Mungkin pengamanan barang juga yang masih bisa diselamatkan," tambahnya.

Pekerja lainnya, Nur H, 30, mengatakan, hari Minggu pabrik libur. Dia mengaku mendapat kabar kebakaran dan datang mengecek ke lokasi. "Tadi sekitar jam 12.00 lewat sini belum terjadi (kebakaran). (Dapat info) Terus ke sini," ujar Nur

Kasat Reskrim Polresta Magelang Kompol Muhammad Fachrur Rozi mengatakan, untuk proses olah TKP akan segera dilaksanakan setelah api benar-benar padam.

Kebakaran terjadi pukul 12.15, untuk dugaan pihaknya masih belum bisa memastikan.

“Kita tunggu hangat dulu, setelah itu kita baru bisa melakukan olah TKP,” jelasnya.

Untuk kerugian berapa, pihaknya masih belum bisa melakukan penaksiran, menunggu hasil olah TKP.

Fachrur menyampaikan, informasi dari pihak pabrik, kondisi pabrik kosong karena Minggu ini hari libur, dan semua listrik juga sudah dipadamkan. “Dan informasinya hasil produksi rencananya akan dikirim besok Senin,” terangnya.

Untuk olah TKP akan dilaksanakan pada Minggu (8/12/2024) juga, dan untuk korban jiwa nihil. “Alhamdulillah untuk korban jiwa tidak ada,” ujarnya. (rfk/aro)

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#pabrik terbakar #pabrik garmen #tempuran #Kabupaten Magelang