Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Panen Perdana Jagung, Para Petani di Salaman Kabupaten Magelang Untung Ganda

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Rabu, 13 November 2024 | 03:23 WIB
Para petani di Kauman, Desa Salaman, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang bahagia setelah berhasil melakukan panen jagung perdana di tengah-tengah pergantian musim, Selasa (12/11/2024).
Para petani di Kauman, Desa Salaman, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang bahagia setelah berhasil melakukan panen jagung perdana di tengah-tengah pergantian musim, Selasa (12/11/2024).

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Para petani di Dukuh Kauman, Desa Salaman, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang bahagia setelah berhasil melakukan panen jagung perdana di tengah-tengah pergantian musim.

Panen jagung tahap awal ini dilakukan pada Selasa (12/11/2024).

Kepala Desa Salaman Sugito mengatakan, dengan adanya program penanaman jagung kemitraan dengan Syngenta ini menjadi motivasi bagi para petani setempat.

Karena ini menjadi komoditas yang sangat membantu para petani di Desa Salaman.

“Mengingat kondisi cuaca beberapa bulan lalu dalam kondisi kering karena kemarau,” ucapnya.

Ia menyampaikan, tentunya program ini juga wujud dari para petani mendukung program ketahanan pangan.

“Program kemitraan ini benar-benar sangat membantu para petani, khususnya dalam memberikan pilihan dalam mengolah lahan pertanian,” katanya.

Gito menyampaikan, program panen jagung ini merupakan perdana di lahan sekitar 2,2 hektare milik para petani.

Ia mengaku, dengan adanya pendampingan ini, juga sangat membantu para petani dalam meningkatkan ekonominya.

“Kita tentu menyambut baik dan terus berharap kerja sama kemitraan ini dengan para petani khususnya di Desa Salaman berjalan lancar,” harapnya.

Ketua Gapoktan Nasikhun mengaku sangat senang dengan adanya kerja sama kemitraan dengan Syngenta.

Apalagi dengan adanya program ini, di musim kemarau dirinya masih bisa memanen sepuas tenaga.

“Hasilnya juga sangat bagus. Jadi sangat puas,” ucapnya.

Ia mengaku, dibandingkan dengan menanam padi, proses penanaman jagung lebih mudah.

Salah satunya soal pengairan.

Feel Production Supervisor Syngenta Jemmy Halmedan mengatakan, program kemitraan ini sebagai upaya dalam mendukung program ketahanan pangan.

Di mana support program ini, pihaknya memberikan support full kepada para petani dengan suatu garansi.

“Yakni, harga tetap akan kita beli baik tongkol dan glondong. Serta pemberian benih gratis dan support obat-obatan,” jelasnya.

Selain itu, pada masa perawatan akan ada pendampingan dari Syngenta.

Dengan harapan, dari mulai tancap tanam sampai panen, para petani bisa mendapatkan pendampingan dan hasil yang melimpah.

“Yang pasti komitmen kita harga yang diberikan di atas harga lokal,” ujarnya. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#syngenta #salaman magelang #panen jagung