Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Merti Desa, Warga Dusun Banaran Dukun Kabupaten Magelang Usung 300 Tumpeng dan Gunungan Sayur

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Kamis, 24 Oktober 2024 | 20:00 WIB
Warga berebut gunungan hasil bumi saat tradisi merti desa di Dusun Banaran, Desa Keningar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Rabu (23/10/2024).
Warga berebut gunungan hasil bumi saat tradisi merti desa di Dusun Banaran, Desa Keningar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Rabu (23/10/2024).

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Sebagai wujud rasa syukur, warga Dusun Banaran, Desa Keningar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang menggelar tradisi merti desa, Rabu (23/10/2024).

Sejak pagi, mereka sibuk mempersiapkan segala macam hasil panen yang ada di Desa Keningar.

Mereka tampak menyiapkan ratusan tumpeng berukuran kecil dan satu gunungan sayuran berukuran besar.

Tokoh desa setempat Rohmad Sayidin mengatakan, acara ini merupakan rangkaian dari merti bumi atau bersih bumi (bersih dusun) sebagai wujud dari sedekah bumi dan ucapan syukur dengan kondisi Gunung Merapi yang selama ini bisa bersinergi dengan masyarakat di lereng Gunung Merapi.

“Rangkaian kegiatan bersih bumi atau auman di Dusun Banaran ini melibatkan seluruh warga, dan juga masyarakat di sekitar Dusun Banaran. Kurang lebih ada sekitar 500 orang,” jelasnya.

Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat ditingkatkan, karena untuk nguri-nguri kebudayaan yang ada di Dusun Banaran, Desa Keningar.

“Untuk tumpeng sendiri total ada sekitar 300 tumpeng,” ucapnya.

Tumpengan ini berisi hasil bumi yang ada di Dusun Banaran, di mana satu KK mengeluarkan satu tumpeng.

Isi tumpengnya sendiri beraneka macam, seperti pisang, telur, serta hasil bumi lainnya.

Selain itu, ada satu gunungan yang berisi sayuran, seperti kacang panjang, terong, jagung, tomat, serta beraneka macam sayuran lainnya.

“Semua hasil bumi ini kita keluarkan sebagai wujud syukur masyarakat Dusun Banaran yang hidup berdampingan dengan Gunung Merapi, ikut handarbeni Merapi, serta ikut nguri-nguri budaya Jawa di sini,” ujarnya.

Agnes Ririn Fitria, salah seorang warga mengatakan, alasan ikut memeriahkan merti desa ini sebagai wujud mensyukuri atas berkah hasil bumi yang sudah dilimpahkan.

“Kita berharap bisa mendapatkan berkah serta rasa syukur ini bisa melimpah,” harapnya.

Saat memperebutkan gunungan, ia mengaku cukup kesulitan. Karena harus berebut dengan warga lainnya. (rfk/aro)

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#kecamatan dukun #gunungan sayur #gunungan hasil bumi #tumpeng #Kabupaten Magelang #Lereng Gunung Merapi #Merti Desa