RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Komplek Kantor Kepala Desa Glagahombo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang bakal tergusur oleh proyek tol Jogja-Bawen.
Selain aula dan kantor desa, proyek tersebut juga akan menggusur dua tower air bersih, termasuk sumur artesis, bangunan PAUD, serta makam di Dusun Kemiri.
Kepala Desa Glagahombo Sudartono menjelaskan, bangunan aula berukuran 33x36 meter persegi itu sebenarnya masih dalam proses pembangunan.
Namun karena terdampak proyek jalan tol, sehingga pengerjaan dihentikan.
Sedangkan bangunan kantor desa yang tergusur berukuran 21x9 meter persegi.
“Karena jika (bangunan aula itu) diteruskan pun akan tanggung. Karena pasti akan dibongkar juga,” jelasnya di sela musyawarah hasil penilaian oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) di aula Desa Glagahombo, Rabu (9/10/2024).
Sudartono mengaku belum tahu berapa besarnya ganti kerugian, karena masih perencanaan, termasuk lokasi penggantinya.
Ia menyampaikan, dalam penentuan lokasi kantor desa yang baru, nantinya akan dibentuk tim khusus untuk menyiapkan hal tersebut.
“Apalagi sekarang masih tahap musyawarah,” katanya.
Kasi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantor Pertanahan Kabupaten Magelang Djarot Sucahyo mengatakan, pada Rabu (9/10/2024) ini, merupakan agenda musyawarah untuk desa ketiga dan keempat di seksi IV yang sudah masuk dalam tahap penilaian oleh tim KJPP.
“Untuk Desa Glagahombo ada sekitar 274 bidang, dan untuk Desa Purwosari ada 42 bidang,” jelasnya.
Djarot menyampaikan, informasinya untuk Balai Desa Glagahombo ini karena terlihat di luar aula ada patok kuning, pastinya di sini merupakan titik AS-nya.
Sehingga seluruh area di balai desa ini terkena semua.
“Jadi, kemungkinan, aula desa Glagahombo yang seharusnya masih dalam tahap proses pembangunan, jadinya dihentikan,” ujarnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto