Digitalisasi Desa: Tim PKM Unimma Tingkatkan Kapasitas Pariwisata Desa Sumberarum Tempuran
Lis Retno Wibowo• Jumat, 20 September 2024 | 18:37 WIB
Tim dosen Unnima melakukan program pengabdian di Desa Sumberarum Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang .
RADARMAGELANG.ID, Mungkid- Tim dosen Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma), melakukan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Kegiatan bertajuk Peningkatan Kapasitas Pengelola Destinasi Pemandian Air Panas di Desa Sumberarum, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang.
Program ini merupakan bagian dari hibah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 2024 dengan skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat.
Tim diketuai oleh Lintang Muliawanti, M.A., beranggotakan Zulfikar Bagus Pambuko, M.E.I., dan apt. Fitriana Yuliastuti, S.Farm., M.Sc.
Diawali dengan pembangunan website dengan domain desasumberarum.id (Gambar 1), yang dimulai sejak bulan Juli 2024.
Pengembangan website melalui berbagai tahapan diantaranya pemetaan kebutuhan, pengumpulan data dan materi konten website, serta merancang desain website yang menarik.
Pada (19/9/2024), evaluasi konten website telah dilakukan bersama Yuhana, Kepala Urusan Umum dan Perencanaan Pemerintah Desa Sumberarum.
Website ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat informasi desa, tetapi juga menjadi media promosi yang efektif untuk menarik lebih banyak wisatawan.
Kepala Desa Sumberarum, Muhzen Fanani, menyambut baik program ini.
"Kami sangat mengapresiasi inisiatif Unimma dalam membantu mengembangkan potensi wisata di desa kami.
Dengan adanya website desa dan informasi terkait potensi-potensi wisata, kami berharap dapat menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya.
Lintang Muliawanti, ketua tim pengabdian, menambahkan, pihaknya sangat senang bisa berkontribusi dalam mengembangkan potensi di Desa Sumberarum.
"Selain pengembangan website, tim juga telah melakukan pengujian kualitas air di empat lokasi pemandian air panas,” ujarnya.
Pengujian ini mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan.
Hasil uji laboratorium yang dilakukan di Laboratorium Farmasi Unimma menunjukkan bahwa kualitas air di semua lokasi memenuhi standar yang ditetapkan.
Hal ini tentunya menjadi nilai tambah bagi para wisatawan yang ingin berwisata sambil menjaga kesehatan.
Tim akan memberikan pelatihan kepada pengelola wisata terkait standar keselamatan kolam renang dan pengukuran kualitas air.
Hal ini agar para pengelola dapat secara mandiri menjaga kualitas air dan keamanan pengunjung.
Manfaat dari program ini sangat dirasakan oleh masyarakat Desa Sumberarum.
Diharapkan dengan website desa dan kualitas air yang terjamin, jumlah wisatawan akan meningkat sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Terutama pelaku usaha di bidang pariwisata. (web/lis)