RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana, RSUD Merah Putih melaksanakan simulasi keadaan darurat di area Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan penanganan kebakaran.
Pelaksanaan simulasi ini sebagai upaya rumah sakit menghadapi isu terkini terkait bencana yang mungkin terjadi, salah satunya gempa megathrust.
Pelatihan melibatkan security, dokter, perawat, bidan, admisi,farmasi, cleaning service, manajemen, dan tenaga penunjang lainnya.
Ketua Komite K3RS RSUD Merah Putih drg Rurit Obyantoro menyampaikan, kegiatan ini untuk mempersiapkan personel dalam menghadapi bencana yang mungkin terjadi di Kabupaten Magelang, seperti bencana eksternal kedaruratan massa maupun megathrust yang berpotensi akan terjadi di Indonesia.
Kepala Bidang Penunjang Supardjudi menambahkan, simulasi seharusnya dilakukan secara rutin minimal dua kali dalam setahun.
Tujuannya, untuk melatih seluruh tenaga yang ada di rumah sakit terkait respon rumah sakit terhadap segala jenis bencana, baik internal maupun eksternal yang mungkin terjadi.
Selain pelaksanaan simulasi keadaan darurat di area IGD, dilaksanakan pelatihan penanganan kebakaran dengan menggunakan hydrant, sprinkle, APAR, dan pengetahuan fungsi smoke detector yang dipandu dan dibimbing oleh petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Magelang.
“Harapannya, dengan kegiatan ini seluruh pegawai rumah sakit dapat lebih siap dan paham terkait penanganan keadaan darurat di RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang,” harap Supardjudi. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto