RADARMAGELANG.ID, Magelang– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang terus berupaya untuk menekan angka stunting.
Salah satunya dengan menggelar rapat koordinasi evaluasi penyelenggaraan Kampung KB terintegrasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di Ruang Bhinakarya, Setda Kabupaten Magelang, Jumat (6/9/2024).
Kegiatan untuk mendukung proses percepatan penurunan stunting ini diinisiasi oleh Dinsos PPKB PPPA Kabupaten Magelang.
Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto menyampaikan, pemerintah pusat telah mengoptimalisasi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mempercepat penurunan stunting.
“Kampung KB merupakan langkah nyata yang melibatkan lintas sektor untuk menciptakan keluarga-keluarga yang berkualitas,” katanya.
Sepyo berharap, rapat koordinasi menghasilkan keputusan-keputusan yang terbaik untuk mempermudah, melancarkan, dan mewujudkan integrasi antara Kampung KB dengan DRPPA dan Puskesos, serta nantinya program-program ini di Kabupaten Magelang bisa berjalan dengan baik.
Kepala Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang Bela Pinarsi menyampaikan, saat ini, jumlah Kampung KB yang terbentuk sebanyak 372 titik.
Dengan rincian, sampai dengan 2022 sebanyak 109 Kampung KB, dan pada 2023 sebanyak 263 Kampung KB. Di antaranya dicanangkan secara serentak terintegrasi dengan DRPPA dan Puskesos Desa pada 27 Juni 2023.
“Sehingga pembentukan Kampung KB di Kabupaten Magelang sudah tercapai 100 persen.” ujarnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto