RADARMAGELANG.ID, Mungkid– Pemerintah Kabupaten Magelang menyerahkan bantuan sosial kepada 24 penerima perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).
Penjabat Bupati Magelang Sepyo Achanto RTLH beririsan dengan program-program pemerintah yaitu terkait dengan program kemiskinan ekstrem, pengentasan kemiskinan ekstrem bahkan juga terkait dengan stunting.
“Karena di dalam stunting ada aspek-aspek yang harus diintervensi terkait dengan RTLH ini. Nanti bisa saluran sanitasi, atau mungkin kamar mandi di rumah-rumah itu agar tidak terjadi BAB di sembarang tempat,'' ungkapnya usai menyerahkan bantuan bertepatan dengan momen peringatan Hari Perumahan Nasional ke 16 (Harpernas) 2024.
Pada kesempatan yang sama Kepala DPRKP Kabupaten Magelang, Kunta Hendradata menyampaikan pada Harpenas 2024 telah dilaksanakan beberapa kegiatan.
Antara lain penyerahan bantuan sosial dan corporate social responsibility (CSR), yaitu berupa bantuan perbaikan RTLH yang bersumber dari Program Percepatan Penurunan Kemiskinan (PPPK) Bank Jateng Cabang Mungkid Rp 225 juta, kepada 15 calon penerima bantuan dari 6 desa.
Kemudian Bank Bapas 69 Rp 75 juta kepada 5 calon penerima bantuan dari 3 desa. Bantuan sembako untuk 15 penerima dari Kodim 0705 Magelang.
Kemudian Rp 300 juta dari Baznas Kabupaten Magelang kepada 20 calon penerima bantuan.
"Lalu, bantuan tidak terencana (BTT) kepada rumah korban bencana di Desa Wulunggunung, Kecamatan Sawangan Rp 25.000.000 dari APBD Kabupaten Magelang.
Bantuan sanitasi dari BMT Bima Kabupaten Magelang untuk Desa Plosogede sebagai desa dampingan Program Garda Pepak DPRKP sejumlah Rp10.000.000,'' paparnya. (rfk/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo