RADARMAGELANG.ID, Mungkid — Terkait rencana pemasangan chattra di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Dirjen Bimas Buddha Kemenag RI Supriyadi mengatakan, upaya ini masih terus digodog bersama tim dan stakeholder lainnya.
“Kami sedang menunggu waktu. Masih terus berupaya dengan tim, dan mudah-mudahan sebelum pemerintahan Presiden Joko Widodo berakhir, harapan umat Buddha dapat diwujudkan,” jelas Supriyadi.
Lebih lanjut dikatakan, harapan umat Buddha, chattra bisa segera dipasang. Chattra bagi umat Buddha sebuah perlindungan.
“Karena makna chattra itu payung. Dan payung itu merupakan tempat perlindungan.
Apalagi manakala kita berada di sebuah payung yang besar, payung yang agung, maka tentu ada sebuah harapan dari kita,”ujarnya.
Sementara itu, Ketua Sangha Theravada Indonesia Bhante Subhapannyo Mahathera mengatakan, chattra memiliki makna sebuah payung yang agung.
Ini akan mendatangkan manfaat serta berkah bagi seluruh masyarakat, bangsa, dan negara.
“Dan kami (umat Buddha, Red) pasti bangga melihat Candi Agung Borobudur terlihat utuh, dan terlihat agung. Sehingga harapannya keyakinan umat Buddha ini bisa semakin bertambah dan meningkat,” ucapnya. (rfk/lis)