| RADARMAGELANG.ID, Mungkid– Memeriahkan malam detik-detik Waisak 2568 B.E/ 2024, ribuan lampion terangi langit Candi Agung Borobudur, Kamis (23/5/2024) malam. Tampak puluhan ribu warga dari seluruh Indonesia berkumpul di halaman Marga Utama. Di tengah hujan gerimis yang mengguyur Kawasan Candi Agung Borobudur, mereka tampak antusias menunggu menerbangkan lampion. Lampion diterbangkan dalam dua sesi. Sesi pertama terbang pada pukul 21.14 dan di sesi kedua pada pukul 00.00. Ketua Panitia Lampion Waisak 2568 B.E/2024 Fatmawati mengatakan, lampion yang diterbangkan pada malam detik-detik Waisak ada 2568 lampion yang menghiasi langit Candi Borobudur dan masing-masing lampion diterbangkan oleh empat orang. “Dan suasananya ini hujan rintik-rintik. Kami menganggap ini sebuah berkah dan hujan hoki kita semuanya di sini mendapatkan blacing dari para dewa,” terangnya. Makna lampion itu akan lebih indah, cantik menawan, dan sangat menakjubkan apabila diterbangkan bersama-sama di saat yang bersamaan. Begitu pula dengan kebajikan. “Kebajikan yang dilakukan oleh seseorang mungkin tidak terlihat, tapi apabila kita menyalakan pelita di dalam diri kita masing-masing, dan itu kita sebarkan untuk semua bersama-sama, maka kebajikan itu menjadi kekuatan yang luar biasa bagi bangsa, negara, dan agama,” terangnya. Salah satu peserta penerbangan lampion dari Jambi, Erin, mengaku, ini merupakan kali pertama dirinya ikut merayakan Waisak di Candi Borobudur. “Dan ini merupakan pengalaman yang super-super excited untuk hari ini,” ungkap Erin. Salah satu momen terbaik, menurutnya, adalah bisa mengikuti Waisak langsung di Candi Agung Borobudur dan juga bisa make a wish sekaligus di Candi Borobudur. “Make a wishnya tadi semoga sehat-sehat terus, dan juga sukses terus karirnya,” ujarnya. (rfk/aro)
|
Editor : H. Arif Riyanto