RADARMAGELANG.ID, Mungkid– Umat Buddha dari berbagai negara yang berasal dari Majelis Umat Nyingma, Sangha Tantrayana, melakukan pembersihan diri di sebuah sendang tidak jauh dari Candi Pawon, Kabupaten Magelang, Rabu (22/5/2024).
Ritual pembersihan diri ini merupakan rangkaian dari Merti Karuna Bumi. Sebelum prosesi, para umat Buddha dan masyarakat yang ikut serta berkumpul di Candi Pawon.
Kemudian, melakukan perjalanan kali pertama menuju sebuah sendang tak jauh dari Candi Pawon.
Di lokasi ini, pemimpin umat melakukan doa bersama, kemudian mengambil air.
Air tersebut dipercikkan kepada umat yang datang.
Inisiator Merti Karuna Bumi 2024 Ricky Surya Prakasa mengatakan, merti merupakan cinta kasih, sedangkan karuna adalah belas kasih dan bumi.
“Nilai-nilai perdamaian dunia itu empat, yakni cinta kasih, belas kasih, keharmonisan, dan kesetaraan.
“Jadi merti itu cinta kasih, kalau karuna itu belas kasih, nah kalau bumi ya kita semuanya bersama,” jelasnya.
Kegiatan Merti Karuna Bumi ini juga memiliki makna untuk pembersihan dan penyucian diri serta mengambil air suci.
Nantinya, kata Ricky, Festival Merti Karuna Bumi 2024 tersebut akan dilaksanakan di empat candi, meliputi Candi Ngawen, Pawon, Mendut, dan Borobudur). (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto