RADARMAGELANG.ID, Mungkid– Polresta Magelang telah memetakan sejumlah titik rawan macet, rawan kecelakaan, hingga potensi tanah longsor di wilayah Kabupaten Magelang.
Hasil pemetaan ini, Kapolresta Magelang Kombes Pol Mustofa mengimbau untuk para pemudik selalu berhati-hati dan mentaati rambu-rambu lalu lintas yang ada di jalan.
Kombes Pol Mustofa menyampaikan, sebagai upaya antisipasi di sejumlah titik yang sudah dipetakan, pihaknya sudah mendirikan pos pengamanan di titik-titik tersebut.
Setidaknya ada empat pos pengamanan, dua pos terpadu, dan tiga pos pengamanan khusus di destinasi wisata yang disiapkan. Pos tersebut, kata dia, ditempatkan di jalur utama Semarang-Jogja.
Dari hasil pemetaan, untuk titik rawan kecelakaan ada di Jalan Jogjakarta-Magelang.
Kata Mustofa, Jalur tersebut dinilai rawan kecelakaan karena banyaknya u-turn atau putaran.
Titiknya mulai dari perbatasan Temanggung, tepatnya wilayah Secang hingga berbatasan Kota Magelang.
Kemudian, dari Artos Mall wilayah Mertoyudan sampai Salam, perbatasan dengan Tempel. Sepanjang jalur ini rawan kecelakaan.
“Kemudian jalur antara Temanggung sampai Secang sampai masuk Kota Magelang itu juga sering terjadi laka karena penyempitan jalur karena parkir kendaraan. Dua daerah yang sering terjadi laka, baik laka kendaraan atau tabrak lari yang sering muncul di dua jalan tersebut, khususnya jalur utama dari Magelang menuju Jogja,” imbuhnya.
Kemudian, dari arah Magelang menuju Purworejo. Lalu, jalur alternatif dari Salatiga menuju Magelang dan Boyolali ke Magelang.
Sebab, di jalur tersebut berpotensi terjadi kemacetan, kecelakaan, dan tanah longsor.
Untuk di tempat wisata, pihaknya sudah menyiapkan tiga pos. Yakni, di Borobudur, Ketep Pass, dan Tol Kahyangan.
“Pos ini kami siapkan untuk membantu mengurai jika terjadi penumpukan atau kemacetan apabila terjadi kunjungan wisata yang tinggi,” terangnya.
Biasanya, seperti di Candi Borobudur.
Berkaca dari pengalaman tahun sebelumnya, jumlah kunjungan mencapai lebih dari 10 ribu orang. Hal itu menyebabkan kepadatan kendaraan di kawasan tersebut.
Untuk titik kemacetan lain, ada di Pasar Payaman Secang, Pasar Muntilan, Pasar Krasak Salaman, dan Pasar Tegalrejo. Keempat pasar ini berada di pinggir jalan utama.
Sehingga untuk membantu mengurai kemacetan, pihaknya akan menempatkan sejumlah personel untuk berjaga dan stand by di lokasi tersebut.
“Saya memprediksi, arus mudik Lebaran akan terjadi mulai Sabtu (6/4) mendatang,” ujarnya. (rfk/aro)