MUNGKID, Radar Magelang – Pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02 meraih suara tertinggi di Kabupaten Magelang.
Dari rekapitulasi hasil perhitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang, paslon nomor urut 02 Prabowo dan Gibran berhasil unggul di 18 kecamatan dari 21 kecamatan di Kabupaten Magelang.
Sedangkan untuk pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 03 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD hanya unggul di tiga kecamatan. Yakni, di Kecamatan Muntilan, Pakis, dan Grabag.
Padahal Kabupaten Magelang sendiri terkenal dengan sebutan Kandang Banteng.
Berdasarkan rekapitulasi hasil perhitungan suara di KPU Kabupaten Magelang yang selesai pada Sabtu (2/3/20240), perolehan suara Prabowo-Gibran sebanyak 396.532 suara.
Sedangkan Ganjar-Mahfud sebanyak 339.975 suara dan paslon nomor urut 01, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar hanya mendapatkan 141.419 suara.
Adapun jumlah total suara di Kabupaten Magelang mencapai 907.520 suara.
Terdiri atas 877.926 suara sah dan 29.594 suara tidak sah.
Perolehan suara paslon Prabowo-Gibran mendominasi total perhitungan suara.
Sebanyak 18 kecamatan hasilnya disapu bersih oleh paslon 02 ini.
Sedangkan sisanya, tiga kecamatan, yakni Muntilan, Pakis, dan Grabag, dikuasai Ganjar-Mahfud.
Sementara itu, untuk hasil pemilihan umum DPRD Kabupaten Magelang.
Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kabupaten Magelang, partai penguasa masih dipegang oleh PDIP dengan memperoleh suara akhir 274.040 dari enam dapil di wilayah Kabupaten Magelang.
Di tempat kedua PKB memperoleh 189.982 suara, disusul Partai Gerindra 113.455 suara, PPP 73.168 suara, PKS 65.204 suara, dan Partai Golkar meraih 57.065 suara.
Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik mengatakan, tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 mencapai 89,5 persen atau meningkat dari Pemilu 2019 sebesar 86,5 persen.
Jumlah pemilih yang terdata untuk Pemilu 2024 sebanyak 1.007.591 orang.
Menurutnya, tingginya angka partisipasi dalam Pemilu 2024 menunjukkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya semakin meningkat.
“Ini juga berkat upaya KPU bersama komponen lainnya mensosialisasikan Pemilu kepada masyarakat. Sehingga kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya meningkat,” ujarnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto