Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Hujan Lebat di Kabupaten Magelang, 13 Titik Tanah Longsor, Empat Orang Terluka

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Senin, 26 Februari 2024 | 22:18 WIB
Tanah longsor menimpa rumah warga di Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.
Tanah longsor menimpa rumah warga di Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.

RADARMAGELANG.ID, Mungkid– Hujan deras disertai petir yang mengguyur Kabupaten Magelang pada Minggu (25/2/2024)  sore hingga dini hari, menyebabkan tanah longsor di berbagai titik di wilayah Kabupaten Magelang.

Data sementara dari BPBD Kabupaten Magelang sampai Senin (26/2/2024) pagi total ada 13 titik longsor yang terjadi.

Empat orang luka-luka akibat kejadian tersebut. Salah satu lokasi tanah longsor yang cukup parah ada di Salaman, yakni di Dusun Berodan, Desa Kalirejo.

Akibat tanah longsor menyebabkan kerusakan pada rumah warga. Bahkan ada yang sampai mengalami luka ringan akibat tertimpa puing bangunan karena terjangan material tanah.

Warga yang mengalami luka ini adalah Watiyah, 42. Dia mengalami luka di bagian kaki. Jarinya patah dua dan bahu retak.

Tiga orang lain yang luka-luka adalah  Kasiatun, 48, Mujiem, 59, dan Sarinah, 39.

Kepada wartawan Watiyah mengaku, sebelum terjadi longsor dirinya sedang menggoreng grubi. Saat itu memang sedang hujan deras. Tiba-tiba terdengar petir.

Setelah itu terdengar suara longsoran, ternyata tebing di belakang rumah tempat Watiyah memsak, mengalami longsor. Tebing tersebut setinggi 10 meter.

“Pada hari itu memang hujan deras, apalagi juga sempat terdengar petir. Sekitar pukul 14.30, tiba-tiba kedengaran ada suara longsor dan saya sempat lari. Saya kira longsornya kecil, ternyata cukup besar dan materialnya mengenai rumah,” ucapnya.

Ketika lari, blandar rumah jatuh menimpa pundaknya. Sementara kaki terjepit runtuhan kayu. “Saya keluar lewat genting,” imbuh Watiyah.

Selain di Dusun Berodan, longsor juga terjadi di Dusun Kalipucung Kulon, Kalirejo, Salaman.

Rumah milik Mahrub tertimpa longsor. Tebing yang longsor setinggi 10 meter menimpa rumah bagian samping.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magelang, MHD Muzamil mengatakan, akibat hujan lebat yang terjadi Minggu (25/2/2024) terjadi longsor di dua kecamatan, yakni di Salaman dan Borobudur.

“Enam titik di Kecamatan Borobudur dan tujuh titik di Kecamatan Salaman,” paparnya saat ditemui di Kantor BPBD Kabupaten Magelang, Senin (26/2/2024) pagi.

Muzamil menyampaikan, dari data yang sudah masuk ini, titik longsor yang dampaknya cukup besar ada di Salaman.

Yakni di Dusun Berodan, Kalirejo. Ada empat korban, yang mengalami luka ringan dan satu rumah mengalami kerusakan ringan.

“Total rumah yang mengalami rusak ringan ada tujuh, rusak sedang ada satu. Serta ada 14 rumah yang terdampak atau terancam,” imbuhnya.

Ia mengatakan, BPBD Kabupaten Magelang mengerahkan anggotanya yang terbagi menjadi dua tim untuk melakukan pendampingan dan penanganan tanah longsor.

“Termasuk juga droping logistik. Setiap titik, kita memberikan dorongan berupa paket logistik untuk yang kerja bakti maupun yang terdampak,” ujarnya. (rfk/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#hujan lebat #longsor #empat orang luka-luka #Kabupaten Magelang #BPBD Kabupaten Magelang