RADARMAGELANG.ID, Muntilan– PT BPR Danarakyat Sentosa (DRS) menggelar sosialisasi dan edukasi menabung untuk kebutuhan mendadak.
Sosialisasi diadakan di Pasar Jagalan, Kulonprogo dan Pasar Tanjung, Muntilan, Kamis (1/2/2024).
Sasarannya adalah para pedagang pasar dan masyarakat.
Tim BPR DRS berkeliling memberi edukasi kepada para pedagang maupun warga di pasar.
Menurut Kabag Marketing PT BPR Danarakyat Sentosa Ferry Tri Haryanto, umumnya pedagang menabung untuk dua kebutuhan, yaitu konsumtif dan produktif.
“Kalau konsumtif itu untuk memenuhi kebutuhan sekunder. Seperti beli motor, renovasi rumah. Sedangkan produktif biasanya untuk usaha berjualan, intinya untuk memutar uang,” ujarnya ketika ditemui di lokasi sosialisasi.
Dalam sosialisasi ini, tim BPR DRS meyakinkan pada pedagang bahwa pihaknya dijamin oleh LPS.
Sebab, pedagang ada yang mengaku mempercayakan uangnya di koperasi yang tidak dijamin LPS.
Sehingga ketika koperasi bangkrut, uang tabungan nasabah hilang.
Pada kesempatan itu, BPR DRS menawarkan “Sihara 12.” Yakni tabungan arisan Simpanan Hari Raya.
Angka 12 diambil dari jangka waktu program Sihara yaitu 12 kali dalam 12 bulan yang dijamin LPS.
Untuk memudahkan pedagang yang mungkin tidak sempat ke bank, pihaknya menyediakan layanan pick up service.
Tim marketing akan mendatangi pasar bertemu nasabah yang ingin menabung, dengan membuat janji terlebih dahulu.
“Pedagang-pedagang ini tidak semuanya asli daerah sini. Tapi semua berkumpul di waktu yang sama yaitu di pasar. Dan itu memudahkan kami karena tidak harus mendatangi rumah masing-masing,” imbuhnya. (mg1/lis)
Editor : H. Arif Riyanto