Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Calon Samanera Cukur Rambut di Candi Borobudur, Sebelum Menjalani Prosesi Pabbajja Samanera

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Senin, 18 Desember 2023 | 19:53 WIB

RADARMAGELANG.ID,  Magelang – Sebelum menjalani rangkaian Pabbajja Samanera Sementara Borobudur Meditation 2023, sebanyak 500 calon samanera menjalani pencukuran rambut di Taman Aksobya, Candi Borobudur pada Minggu (17/12/2023) sore.

Rangkaian prosesi upacara potong rambut ini diawali dengan para orang tua atau wali dari calon samanera memotong rambut masing-masing anak atau sanak keluarga yang akan mengikuti Pabbajja Samanera Sementara.

Tidak hanya rambut kepala yang dicukur, tetapi juga alis, kumis. Dalam rangkaian upacara, orang tua atau keluarga mencukur rambut kepala dengan gunting yang dibawa setiap peserta yang diletakkan di atas daun teratai. Kemudian proses mencukur dilanjutkan beberapa biksu.

Ketua Panitia Pabbajja Samanera Sementara MBMI 2023 Fatmawati mengatakan, ini merupakan rangkaian yang pertama dalam prosesi Pabbajja Samanera Sementara.

Ia menerangkan, makna potong rambut sebagai tanda seseorang bertekad bulat mengucapkan Adithana. Selain itu, guna melepaskan keduniawian untuk menjalankan dhamma dan vinaya mengikuti jejak Sang Buddha.

“Bagi umat Buddha, rambut merupakan mahkota, begitu juga dengan alis. Ini suatu hal yang sulit buat seorang seperti kita, karena sebagai cowok punya mahkota dilepas. Tapi, ini wujud melatih diri dan dia mau mendapatkan ketenangan batin,” ungkap Fatmawati.

Dikatakan, dalam prosesi ini setiap samanera hanya memiliki dua jubah. Yaitu dua lembar kain yang dililitkan di tubuhnya sebagai baju dan digunakan selama 12 hari dalam kegiatan ini.

“Jika yang satu kotor bisa dicuci, pakai yang satunya lagi. Selanjutnya berputar seperti itu,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan, selain potong rambut. Tadi pagi, juga dilaksanakan penanaman pohon. “Ini merupakan kegiatan awal kami, dimana kami (umat Buddha) turut ingin menjaga kelestarian alam dan lingkungan di Candi Borobudur,” pungkasnya.

Dalam prosesi Pajjabba Samanera tahun ini, peserta paling muda berusia delapan tahun. Sedangkan yang paling tua itu, 101 tahun.

Sementara itu, Yasani, 101, warga Cilacap yang merupakan peserta tertua dalam kegiatan ini mengaku, tujuannya ikut ini hanya ingin mati dengan enak dan bisa berjalan dengan baik. Karena, zaman dulu kegiatan seperti ini tidak ada. “Ini baru pertama kali saya ikut kegiatan ini,” ucapnya. (rfk/lis)

Prosesi potong rambut sebelum menjalani Pabbajja Samanera Sementara di Taman Aksobya, Candi Borobudur pada Minggu (17/12/2023) sore.
Prosesi potong rambut sebelum menjalani Pabbajja Samanera Sementara di Taman Aksobya, Candi Borobudur pada Minggu (17/12/2023) sore.
Editor : Lis Retno Wibowo
#Pabbajja Samanera #candi borobudur #cukur rambut #calon samanera #biksu