RADARMAGELANG.ID, Mungkid– Menyemarakkan momen Pemilu 2024, pengusaha tegel asal Muntilan, Kabupaten Magelang menciptakan ide kreatif membuat tegel yang bernilai tinggi. Winarno, 51, pengusaha tegel ini mencoba membuat kreasi dengan motif partai politik.
Ada sembilan logo partai politik yang dibuat menjadi motif tegel. Yakni, Gerindra, PDI Perjuangan, NasDem, PKS, Demokrat, Perindo, PAN, dan Partai Ummat. Selain itu, Winarno juga membuat motif sketsa tiga capres, yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo. Sedangkan untuk sketsa wajah cawapres belum dibuatnya.
Saat ditemui Jawa Pos Radar Magelang di tempatnya, perajin tegel Win Art Solution itu menyampaikan, kreasi tegel berlogo parpol dan sketsa capres menjadi bagian dari kreativitasnya dalam berbisnis. Selain itu, dirinya juga ingin ikut berpartisipasi serta menyukseskan Pemilu 2024.
“Apalagi saya selama ini juga selalu berinovasi dalam pembuatan motif untuk tegel-tegel miliknya,” kata Winarno yang sudah membesarkan usaha tegelnya sejak 15 tahun lalu.
Ia menerangkan, alasan hanya membuat sembilan logo parpol untuk motif tegelnya. Karena ia memilih logo parpol yang dinilai tidak terlalu rumit dan tidak memakan waktu lama dalam pengerjaanya.
“Ini sudah saya jual dan sudah saya promosikan ke media sosial saya. Dan respon masyarakat alhamdulillah juga bagus,” ucapnya.
Winarno mengatakan, selama produk ini dipromosikan, ia mengaku sudah ada beberapa parpol yang memesan. Namun untuk jumlah pastinya ia tidak menghitung.
“Pesanannya juga nggak banyak karena cuma untuk kantor mereka. Paling 10-15 dan 20 meter. Dan mungkin digunakan untuk pajangan di kantornya. Beda dengan motif reguler biasanya butuh banyak,” terangnya.
Ia menambahkan, untuk peminat dari tegel ini kebanyakan dari Solo, Lampung, dan Semarang. “Magelang belum ada, malah dari luar kota. Biasanya mereka tahunya dari konten saya di medsos baik Instagram dan TikTok. Orang tahu barang saya dari konten di medsos. Saya gunakan medsos untuk promosikan produk dengan konten-konten yang lucu kreatif dan edukatif,” ujarnya.
Untuk harga, menurutnya, masih terjangkau. Di mana tegel dua motif tersebut dibanderol dengan harga Rp 280 ribu per meter. Berisi 25 keping ukuran 20 x 20 sentimeter. (rfk/aro)