Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Arto Mart Kaponan Gandeng Petani Jadi Mitra Pertanian Modern di Magelang

Puput Puspitasari • Selasa, 21 November 2023 - 03:12 WIB
Arto Mart co managed with CROWDE hadir di Dusun Kaponan, Pakis, Kabupaten Magelang, Senin (20/11/2023).
Arto Mart co managed with CROWDE hadir di Dusun Kaponan, Pakis, Kabupaten Magelang, Senin (20/11/2023).

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Arto Mart co managed with CROWDE membuka gerainya di Dusun Kaponan, Pakis, Kabupaten Magelang.

Toko yang berlokasi di Jalan Raya Magelang-Salatiga ini merupakan Arto Mart yang keempat di Kabupaten Magelang.

Sejak pembukaan toko pertama pada Mei 2023 lau, Arto Mart mampu menggandeng 340 petani di 14 kecamatan untuk menjadi mitra dalam menerapkan sistem pertanian modern.

Kepala Arto Mart Kaponan Eko Wahyu Nugroho mengungkapkan, Arto Mart memiliki keunggulan berupa pendampingan bagi petani.

Pendampingan itu meliputi permodalan, penjualan hasil pertanian, juga dalam mengatasi hama tanaman agar panennya melimpah.

Dengan demikian, penanganan hama seperti penyakit bule lebih tepat sasaran, tanpa merusak lingkungan.

“Bahkan untuk pembelian cabai, kami sudah memberitahu harga mulai pukul 12.00, sehingga petani bisa membandingkan harga sampai pukul 16.00,” terangnya usai soft opening Arto Mart Kaponan yang dihadiri Kepala Desa Ketundan Sumento, Senin (20/11/2023).

Hadirnya Arto Mart di Dusun Kaponan diharapkan dapat mempersingkat waktu petani mendapatkan kebutuhan pertanian mereka.

Pihaknya menyediakan alat-alat pertanian, obat hama, pupuk.

Saat ini pihaknya sedang menggandeng petani untuk menanam cabai dengan sistem kemitraan.

Direktur Utama PT CROWDE Membangun Bangsa Yohanes Sugihtononugroho mengatakan, Arto Mart membangun komitmen kolaboratif dengan petani untuk mendigitalisasi pertanian dan rantai pasoknya.

Ia yakin, modernisasi pertanian saat ini dibutuhkan karena pertanian adalah salah satu sektor yang diandalkan untuk mendukung kehidupan manusia.

“Dengan kondisi bumi saat ini mengalami banyak perubahan dan evolusi, Arto Mart ini ingin membantu petani untuk menghadapi masa-masa ke depannya dan untuk kelangsungan hidup generasi ke depan,” paparnya.

Yohanes menegaskan, modernisasi dalam pertanian tidak melulu berbicara teknologi canggih. Tapi bagaimana sistem yang saling terkoneksi antara penyedia kebutuhan pertanian, petani, dan pihak terkait lainnya.

“Modernisasi ini bukan hanya bicara tentang teknologi dan barang bagus, tetapi juga tentang hubungan. Jadi, kami selalu membangun hubungan dengan petani dan lingkungan sekitar, dengan keluarga petani dan perangkat sekitar,” tandasnya.

Sementara itu, Matius Suroso, petani Dusun Sobowono, Ketundan, Pakis, ini sudah merasakan manfaat dari adanya Arto Mart.

Ia termasuk yang mengikuti sistem kemitraan dengan Arto Mart.

Saat ini, ia sedang menggarap penanam cabai seluas 4.000 meter persegi melalui kemitraan Arto Mart.

Ia mendapat bantuan bibit, obat hama, pupuk, sampai pendampingan.

“Ternyata banyak ilmu yang belum kita tahu. Dulu kalau terserang hama, penanganannya hanya coba-coba, sekarang sudah diberi tahu cara penanganan yang tepat seperti apa, jadi tambah wawasannya,” tuturnya. (put/aro)

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Arto Mart Pakis co Managed with CROWDE #obat-obatan #pertanian #Arto Mart