Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Wisatawan Dipaksa Naik Ojek di Nepal Van Java

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Selasa, 29 Agustus 2023 | 17:16 WIB

RADARMAGELANG.ID, Mungkid–Video rombongan wisatawan yang hendak berkunjung ke Nepal Van Java, Kabupaten Magelang dicegat rombongan ojek viral di media sosial. Menyikapi video yang viral tersebut, pengelola Nepal Van Java menegaskan ojek tersebut bukan resmi dari Wisata Nepal Van Java.

Video tersebut salah satunya dibagikan dalam akun TikTok @ciwindi. Dalam video itu, rombongan wisatawan yang hendak ke Nepal Van Java menggunakan mobil pribadi dengan pelat nomor D tiba-tiba dicegat oleh rombongan tukang ojek.

Belum sampai ke lokasi parkir kawasan wisata Nepal Van Java, rombongan mobil yang diisi enam orang ini tiba-tiba dicegat rombongan ojek. Mereka meminta penumpang mobil itu untuk naik ojek.

“Niatnya mau wisata malah dicegat warga lokal. Ihh serem banget gak sih, dikepung depan belakang,” ungkap salah satu penumpang yang ada di video tersebut.

Masih dalam video itu, terjadi negosiasi dan ditawar Rp 25 ribu, di mana awalnya mereka ditawari naik ojek dengan tarif Rp 40 ribu. Namun demikian rombongan wisatawan ini terus melanjutkan perjalanan dengan mobil dan kuat sampai lokasi parkiran di kawasan Nepal Van Java.

Wisatawan tersebut juga mengaku, virus Jawa Barat menyebar ke Jawa Tengah. “Alhamdulillah, setelah drama dicegat-cegat, akhirnya ternyata bisa parkir di atas. Benar-benar cuman beda pelat aja, ya Allah. Jakarta, Bandung tuh pada naik, masyallah,” ungkap wisatawan tersebut.

Terkait dengan beredarnya video tersebut, Pengelola Nepal Van Java Lilik Setiyawan menegaskan, ojek tersebut bukan resmi dari wisata Nepal Van Java.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanan situasi ini. Perlu diketahui bahwa kejadian seperti video di atas bukan dari kami pengelola wisata Nepal Van Java, khususnya pelaku usaha ojek resmi Wisata Nepal Van Java,” kata Lilik dalam akun Instagram @symhony_sumbing seperti dikutip Jawa Pos Radar Magelang, Senin (28/8/2023).

Lilik juga mengaku, pihaknya sebenarnya sudah beberapa kali menyampaikan dan membahas soal masalah ini dengan warga lainnya. Namun, ternyata masih sering terulang kembali. “Sebenarnya sudah beberapa kali kami sampaikan dan membahasnya. Tapi selalu saja terulang dan terulang lagi dengan modus seperti itu, yaitu memberi tahu pada wisatawan kalau parkir mobil di Nepal Van Java penuh atau jalan nanjak mobil tidak akan kuat,” terangnya.

Atas kejadian tersebut, lanjut Lilik, sudah dalam pembahasan semua pihak dan instansi terkait. “Sekali lagi mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, khususnya bagi para wisatawan yang merasa dirugikan atau dibuat tidak nyaman,” ujarnya. (rfk/aro)

 

Mobil rombongan wisatawan Nepal Van Java dihadang tukang ojek.
Mobil rombongan wisatawan Nepal Van Java dihadang tukang ojek.

Editor : Lis Retno Wibowo
#Nepal Van Java #wisatawan dihadang ojek #pengelola bantah