RADARMAGELANG.ID, Mungkid–Tebing di atas Sungai Senowo, Dusun Trono, Desa Krinjing, Kabupaten Magelang, mengalami longsor, Kamis (3/8). Longsoran material membentuk bendungan baru hingga menutup saluran air bersih untuk warga Dusun Trono.
Kepala Desa Krinjing Ismail menjelaskan, tebing di aliran Sungai Senowo yang mengalami longsor setinggi 75 meter. Ia menyampaikan, akibat longsor ini membentuk pening atau danau kecil. Selain itu, kebutuhan air bersih untuk mengaliri lahan pertanian milik warga juga terdampak.
“Untuk kebutuhan air bersih warga sejatinya masih terpenuhi,” katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Ia menambahkan, warga yang terdampak air bersih akibat longsor ini kurang lebih 100-an KK. Untuk memenuhi kebutuhan air, sementara air dialihkan ke Sungai Tlingsing. “Hal ini karena saluran pipa di Sungai Senowo tertimbun material longsor,” ujarnya.
Ismail menerangkan, longsor ini terjadi pertama kali satu bulan yang lalu, tapi masih skala kecil. Baru minggu kemarin, longsor terjadi lagi dan lebih besar. “Saya menduga, material aliran Sungai Senowo yang labil hingga aktivitas Gunung Merapi menjadi penyebab tebing itu longsor,” katanya.
Sementara itu, PPK Operasi dan Pemeliharaan 3 BBWS Serayu Opak Tanti Tri Putranti menyampaikan, untuk saat ini pihaknya masih melakukan identifikasi pertama. Dan berdasarkan informasi warga, di tempat kejadian longsor ternyata terdapat sarana dan prasarana yang perlu diamankan.
“Sehingga perlu adanya tindakan dan langkah penanganan yang segera kita lakukan,” ungkapnya.
Ia mengatakan, terkait berapa kubik material yang menimpa pipa tersebut, pihaknya masih melakukan pengecekan dan monitoring. Baik menggunakan drone maupun foto yang dimiliki perangkat desa dari sebelum longsor dan sesudahnya.
“Sehingga dengan kita mengetahui besaran kubikasi longsoran, kita bisa melakukan estimasi terkait penanganannya berapa hari,” terangnya. (rfk/aro)