Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Sebanyak 591 Rumah Tidak Layak Huni, Bakal Dibedah Baznas

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Kamis, 27 Juli 2023 | 04:55 WIB

RADARMAGELANG.ID, Mungkid–Jumlah rumah tidak layak huni  (RTLH) di Kabupaten Magelang berjumlah 1.041 rumah. Namun berdasarkan hasil verifikasi secara langsung di lapangan, dari jumlah tersebut, untuk rumah layak huni ada kurang lebih 450-an.  Sehingga masih ada 591 RTLH di Kabupaten Magelang yang perlu mendapatkan bantuan. Kemarin, sebanyak 25 warga di 11 desa menerima bantuan bedah RTLH dari Baznas Kabupaten Magelang. Masing-masing kepala keluarga (KK) mendapatkan bantuan sebesar Rp 10 juta. Selain bantuan RTLH, Baznas juga memberikan santunan kepada anak yatim/piatu total Rp 608 juta untuk 1.216 anak di Kabupaten Magelang.

Plt Ketua Baznas Kabupaten Magelang KH Kholid As'adi menerangkan, pemberian bantuan RTLH untuk 25 kepala keluarga ini bertujuan untuk membantu pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayah Kabupaten Magelang. “Untuk pemberian santunan, masing-masing anak mendapatkan santunan sebesar Rp 500 ribu,” terang Kholid As’adi kepada Jawa Pos Radar Magelang saat penyerahan bantuan oleh Bupati Magelang Zaenal Arifin di Ruang Bina Karya Setda Kabupaten Magelang, Rabu (26/7).

Kholid mengatakan, Baznas Kabupaten Magelang juga memberikan bantuan untuk pengentasan kemiskinan ekstrem berupa jambanisasi di 25 lokasi, masing-masing Rp 1,5 juta. Juga bantuan peningkatan gizi mencegah stunting kepada 29 anak masing-masing Rp 1,5 juta, dan bantuan paket alat pertanian kepada 441 penerima masing-masing senilai Rp 700 ribu. “Total bantuan yang kita berikan ini kurang lebih Rp 1,2 miliar untuk lima item” ucapnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Magelang Kunta Hendradata menyampaikan, sebanyak 351 RTLH akan diselesaikan pada anggaran perubahan 2023. Sedangkan sisanya akan diselesaikan pada 2024.

Bupati Magelang Zaenal Arifin menyampaikan, pemberian bantuan RTLH ini merupakan satu upaya sekaligus komitmen dari Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Baznas untuk mengurangi angka Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem (PKE) di wilayah Kabupaten Magelang. Di mana program peningkatan kualitas RTLH ini menjadi salah satu indikator yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam upaya menurunkan angka kemiskinan secara nasional.

“Pemberian bantuan RTLH ini diarahkan juga untuk mendorong dan menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tinggal yang layak, sekaligus menjadi stimulan bagi warga untuk merehab tempat tinggalnya agar memenuhi standar persyaratan kesehatan maupun standar persyaratan keselamatan,” katanya.

Zaenal mengatakan, Desa Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur dulunya termasuk desa miskin. Terdapat hampir 546 rumah tidak layak huni. Namun secara bertahap pemerintah terus memberikan atensi, sehingga saat ini tinggal sekitar 50 rumah tidak layak huni yang masih harus mendapatkan bantuan.

Ia berpesan kepada para camat dan kades agar mendorong warganya untuk turut membantu pembangunan RTLH ini melalui gotong-royong. "Hidupkan terus budaya gotong-royong, saling sokong-menyokong dan tolong-menolong di tengah masyarakat," harapnya. (rfk/aro)

Bupati Magelang Zaenal Arifin didampingi Plt Ketua Baznas Kabupaten Magelang KH Kholid As
Bupati Magelang Zaenal Arifin didampingi Plt Ketua Baznas Kabupaten Magelang KH Kholid As
Editor : Lis Retno Wibowo
#Baznas Kabupaten Magelang #rumah tidak layak huni #Bupati Magelang zaenal Arifin