Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Situs Candi Lumbung Magelang Mulai Dipugar

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Rabu, 26 Juli 2023 | 15:03 WIB

RADARMAGELANG.ID, Mungkid– Situs Candi Lumbung, yang terletak di Desa Tlatar, Kecamatan Sawangan, Magelang, sudah mulai dipugar sejak 12 Juli 2023. Pemugaran tahap awal ini dilakukan mulai dari bagian atap candi, dan dilakukan secara manual.

Juru Pugar Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 10 Wagimin mengatakan, untuk pemugaran dan pemindahan situs Candi Lumbung ini dilakukan secara manual, ditargetkan pada tahap pertama ini pemugaran dan pemindahan batuan Candi Lumbung akan diselesaikan pada akhir tahun 2023.

Wagimin menyampaikan, hingga Selasa (25/7/2023), sudah sampai ke lapis 17 dari bawah. Dari total semuanya ada 31 lapis. Jadi pihaknya sudah menurunkan 14 lapis. Setiap lapisnya untuk jumlah batu candi yang diturunkan tidak pasti, ada yang satu lapis 20 batu, ada yang 15 batu, tergantung ukuran batu candi.

“Setelah kita turunkan, batuan ini kita tata sesuai dengan lapisnya. Sehingga untuk pengembaliannya lebih mudah, dan ini pun juga sudah ada tanda kaitnya,” jelasnya.

Saat ditanya hingga lapisan terakhir (bawah) bisa selesai kapan, Wagimin belum bisa memastikan. Karena penurunan ini dilakukan secara manual, dan selain itu, semakin lebar lapisan batuan candi juga semakin banyak. “Jadi satu harinya itu paling cepat bisa satu lapis, dan paling cepat dua lapis,” terangnya.

Sebanyak 12 juru pugar diterjunkan untuk menurunkan satu persatu batu Candi Lumbung. Semua proses itu dilakukan secara manual, melalui kayu perancah yang sebelumnya dibuat.

Wagimin menuturkan, kendalanya yang dihadapi adalah ukuran batu yang terlalu besar dan berat sehingga dibutuhkan kerjasama untuk menurunkannya. Untuk ukuran batu Candi Lumbung, imbuhnya antara 50-60 cm dengan ketebalan bervariasi antara 30-40 cm.

Alhamdulillah ini tenaganya kompak semua jadi bisa lancar menurunkan batu walau ukurannya besar,” kata Wagimin.

Dijelaskan Wagimin, sebelum diturunkan dari posisinya, setiap lapis antara batu harus di registrasi. Hal itu agar nantinya tidak keliru saat pemasangan kembali di lokasi Dusun Sengi Kecamatan Dukun.

Setelah registrasi itu, proses selanjutnya adalah setiap lapis batu diberi kode dan di gambar posisinya setelah itu diturunkan secara manual oleh tenaga manusia.

“Untuk jumlah batu yang paling banyak di bagian kaki yang diperkirakan satu lapisnya mencapai 70 buah,” pungkasnya.

Ia menyampaikan, nantinya untuk yang dipindahkan ke lokasi baru adalah bagian selaras. Namun, untuk saat ini masih belum. “Bagian selaras itu berada di lapisan satu sampai 11 dari bawah. Dan nanti di lokasi baru, akan dilakukan penyusunan balik. Susunan balik itu, yang atas ditaruh di bawah,” ujarnya. (rfk/lis)

Tim juru pugar sedang melakukan proses penurunan batuan situs Candi Lumbung, Selasa (25/7/2023).
Tim juru pugar sedang melakukan proses penurunan batuan situs Candi Lumbung, Selasa (25/7/2023).
Editor : Lis Retno Wibowo
#situs candi lumbang dipugar #balai pelestarian kebudayaan