Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Dampingi Enam Rintisan Desa Wisata

Lis Retno Wibowo • Sabtu, 11 Maret 2023 | 17:23 WIB
Para pelaku wisata di Desa Bojong, Kecamatan Mungkid sedang mengikuti sosialisasi sadar wisata oleh Kemenparekraf di Balai Desa Bojong. (M. Iqbal Amar/Jawa Pos Radar Magelang)
Para pelaku wisata di Desa Bojong, Kecamatan Mungkid sedang mengikuti sosialisasi sadar wisata oleh Kemenparekraf di Balai Desa Bojong. (M. Iqbal Amar/Jawa Pos Radar Magelang)
RADARMAGELANG.ID, Mungkid - Enam desa di Kabupaten Magelang mendapatkan pendampingan pengembangan sektor wisata dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Desa-desa tersebut menjadi sasaran Kampanye Sadar Wisata 5.0. Program tersebut berupaya untuk menggali potensi desa hingga menjadi produk pariwisata.

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf Martini M. Paham mengatakan desa yang terpilih yakni Senden, Blondo, Bojong, Progowati, Ngrajek, dan Paremono yang dilaksanakan 9-10 Maret 2023. Desa tersebut menjadi bagian dari 7200 desa wisata di Indonesia yang terpilih menjadi sasaran Kampanye Sadar Wisata 5.0. "Sosialisasi berupa pelatihan satu hari yang menyasar para pelaku pariwisata, serta pihak terkait di desa," terangnya.

Sebelumnya, pada 25-26 Februari juga telah diselenggarakan di Kecamatan Mungkid yakni Desa Wisata Treko, Gondang, Pagersari, dan Ambartawang. Potensi desa di Kecamatan Mungkid berupa persawahan, perkebunan, dan irigasi, yang berlatar pegunungan yang memukau.

Sosialisasi itu, lanjutnya, ditujukan untuk mendorong desa-desa yang tengah merintis pengembangan sektor wisata. Agar masyarakat dapat meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan ketrampilan pengelolaan potensi desa wisata.

Kabid Pemasaran dan Kelembagaan Pariwisata Disparpora Kabupaten Magelang Zumrotun mengungkapkan, gerakan sadar wisata mampu mendongkrak lahirnya desa wisata. Saat ini pariwisata menjadi sektor yang menjanjikan. "Mampu meningkatkam perekonomian masyarakat karena turut berpartisipasi," tuturnya.

Sementara Kepala Desa Bojong Muhammad Gamal Sarifudin mengatakan banyak potensi desa yang belum dioptimalkan. Mulai dari sektor kerajinan, pertanian, perikanan, peternakan, wisata alam sungai, hingga kuliner. Ia berharap, sosialisasi itu mampu meningkatkan sumber daya manusia untuk membangun manajemen dan administrasi yang baik. "Segera diwujudkan untuk majukan wisata desa sehingga perekonomian masyarakat juga meningkat," pungkasnya. (mia/lis)

  Editor : Lis Retno Wibowo
#rintisan desa wisata #diparta kabupaten magelang