RADARMAGELANG.ID—Penderita ginjal tetap bisa menjalankan puasa Ramadan.
Namun bagi penderita ginjal, perlu memperhatikan setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi agar tetap sehat selama menjalani ibadah ramadan.
Menurut penelitian yang dikutip dari Healthline, penderita penyakit ginjal, baik batu ginjal maupun gagal ginjal dengan kondisi prima umumnya masih bisa berpuasa selama Ramadan.
Beberapa penelitian lain juga membuktikan bahwa menjalankan puasa Ramadan tidak mempengaruhi kesehatan penderita penyakit ginjal asalkan mereka memperhatikan apa yang mereka konsumsi selama sahur maupun berbuka.
Hanya saja, satu studi mencatat bahwa lansia penderita penyakit ginjal perlu lebih berhati-hati karena puasa dapat memengaruhi kondisi kesehatannya.
Untuk menghindari masalah kesehatan selama puasa, setiap penderita penyakit ginjal ada baiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter.
Kemudian, penderita penyakit ginjal perlu membuat perencanaan menu sahur dan buka puasa selama puasa Ramadan yang aman untuk menjaga kesehatan ginjal.
Adapun makanan dan minuman yang perlu dihindari di antaranya, makanan cepat saji, minuman berkafein tinggi, minuman berlakohol, minuman bersoda, ataupun makanan atau minuman yang terbuat dari bahan yang tidak sehat untuk penyakit ginjal.
Berikut ini menu berbuka untuk penderita penyakit ginjal agar puasa Anda dapat berjalan dengan lancar sampai akhir?
- Dada Ayam Tanpa Kulit
Dada ayam tanpa kulit menjadi menu berbuka untuk penderita penyakit ginjal yang aman dikonsumsi.
Meskipun beberapa orang dengan gangguan ginjal perlu membatasi asupan protein, dada ayam tanpa kulit ini merupakan protein yang tetap diperlukan penderita gangguan ginjal.
Selain itu, bahan makanan ini juga mengandung lebih sedikit fosfor, natrium, dan kalium jika dibandingkan dengan dada ayam dengan kulit.
- Putih Telur
Meskipun kuning telur sangat bergizi, tapi putih telur mengandung jumlah fosfor yang tinggi, dan membuat putih telur menjadi pilihan yang lebih baik bagi orang yang mengikuti diet ginjal.
Putih telur menyediakan sumber protein berkualitas tinggi yang ramah ginjal.
- Kol
Selanjutnya ada kol.
Kol ini merupakan sayran silangan yang mengandung fitokimia baik untuk kesehatan ginjal saat Anda berbuka puasa.
Hal ini dikarenakan, sayuran ini mengandung vitakin C, K, dan B kompleks yang terkenal baik untuk ginjal.
Tidak hanya itu saja, kol juga merupakan sayuran yang menyediakan serat tidak larut yang mana merupakan serat yang dapat menjaga sistem pencernaan agar dapat buang air besar dengan lancar.
Menariknya, sayuran ini rendah akan potasium, fosfor, serta sodium yang mana berbahaya untuk penderita penyakit ginjal jika dikonsumsi secara berlebih.
- Ikan Kakap Putih
Ikan kakap putih mengandung kaya lemak sehat berupa asam lemak omega-3, protein berkualitas tinggi.
Asam lemak omega-3 membantu mengurangi peradangan serta risiko penurunan kognitif, depresi, dan kecemasan.
Sama seperti bahan makanan sebelumnya, ikan kakap putih ini juga termasuk jenis ikan yang mengandung fosfor lebih rendah jika dibandingkan jenis ikan lainnya.
Oleh karena itu, sangat aman dikonsumsi mereka yang memiliki penyakit ginjal.
- Anggur Merah
Anggur merah tidak hanya menyegarkan, namun buah ini juga cocok dijadikan sebagai menu pelengkap berbuka untuk penderita penyakit ginjal.
Hal ini dikarenakan, anggur merah ini kaya akan vitamin C dan flabvonoid yang mana merupakan salah satu jenis antioksidan yang telah terbukti dapat mengurangi peradangan.
Tidak hanya itu saja, anggur merah ini juga kaya akan resveratrol yang mana juga terbukti dapat menjaga kesehatan jantunbg dan melindungi seseorang dari diabetes dan penurunan kognitif.
- Paprika
Paprika mengandung vitamin A, nutrisi penting untuk fungsi imun tubuh yang dibutuhkan orang dengan penyakit ginjal.
Sayuran ini juga sarat antioksidan yang berasal dari vitamin C.
Selain itu, paprika masuk dalam sayuran rendah potasium.
- Bawang Putih
Orang yang memiliki masalah kesehatan ginjal disarankan membatasi asupan natrium, seperti garam.
Bawang putih dapat menjadi alternatif garam untuk menambah rasa makanan.
Selain itu, bawnag putih sumber mangan, vitamin C, dan vitamin B6, dan senyawa sulfur yang baik untuk mengatasi peradangan karena gangguan ginjal.
- Bawang Bombai
Sama seperti bawang putih, bawang bombai bisa menjadi alternatif untuk penderita penyakit ginjal menghindari asupan natrium berlebih.
Bawang bombai juga mengandung vitamin C, mangan, dan vitamin B yang tinggi.
Bumbu dapur satu ini juga mengandung serat prebiotik yang mambantu Anda menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Sehingga, cocok bawang bombai menjadi bahan makanan buka puasa untuk penderita penyakit ginjal.
- Minyak Zaitun
Minyak zaitun juga disarankan menjadi bahan makanan buka puasa untuk penderita penyakit ginjal.
Minyak zaitun adalah pilihan yang baik untuk Anda karena mengandung sumber lemak tak jenuh tunggal (lemak sehat) dan bebas fosfor.
- Blueberry
Blueberi dikemas dengan nutrisi dan salah satu sumber antioksidan terbaik yang bisa menjadi menu berbuka untuk penderita penyakit ginjal yang berikutnya.
Secara khusus, Blueberry manis ini mengandung antioksidan yang disebut anthocyanin, yang dapat melindungi terhadap penyakit jantung, kanker tertentu, penurunan kognitif, dan diabetes.
Jenis buah ini juga membuat tambahan yang fantastis untuk diet ramah ginjal, karena rendah sodium, fosfor, dan kalium.
Selain makanan tersebut, Anda juga perlu mengatur asupan minum agar tetap terhidrasi selama puasa.
Merujuk Kementerian Kesehatan RI, minum air putih yang disarankan 8 gelas berukuran 230 ml per gelas atau total 2 liter per hari.
Mengutip Kidney Research UK, aturan 8 gelas tiap hari itu bisa Anda bagi dalam beberapa kesempatan berikut: Dua gelas saat berbuka puasa sebelum makan, dua gelas setelah berbuka puasa, dua gelas setelah salat tarawih, dan dua gelas saat sahur. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto