RADARMAGELANG.ID, Mungkid- Satu lagi warung makan spesialis entok yang bikin pelanggan berkunjung lagi: Rumah Makan Setia Rasa di kawasan Pucang, Kabupaten Magelang.
Hampir empat dekade warung ini setia melayani pembeli yang cocok dengan cita rasanya.
Usaha ini dirintis sejak 1989. Kini dikelola oleh Nanik, generasi penerus dari sang ibu yang pertama kali membuka usaha tersebut.
Nanik menceritakan, awalnya ia hanya membantu ibunya berjualan usai menikah dan menetap di area Pucang.
Karena belum memiliki pekerjaan tetap, ia meminta izin untuk membuka warung sendiri di area yang sama.
Semula daging entok yang dijual masih dipasok dari pihak lain, namun permintaan yang terus meningkat membuatnya berinisiatif memotong sendiri.
“Pertama kali buat, ibu saya yang suruh coba, dan dia bilang sudah enak. Dari situ saya jadi banyak motong dagingnya,” ujar Nanik ketika ditemui Jumat (3/7/2026).
Warung itu terus berkembang hingga akhirnya pada awal tahun 2000-an, Nanik memindahkan lokasi berjualan ke tempat yang lebih luas karena area sebelumnya dinilai terlalu sempit.
Nama Setia Rasa dipilih sebagai simbol komitmen keluarga untuk menjaga cita rasa masakan.
Nanik mengaku tak sedikit yang menikmati olahan entok tersebut sejak masih kanak-kanak hingga dewasa tetap menjadi pelanggan setia karena cita rasanya tetap sama.
Soal bahan baku, Nanik menjelaskan entok yang digunakan dipilih dari yang sudah pernah bertelur karena memiliki cita rasa lebih baik dibanding entok muda. Sementara bumbunya resep merupakan warisan turun-temurun dari sang ibu.
Setia Rasa menyajikan tiga menu utama, yakni entok goreng, opor, dan rica-rica. Entok goreng menjadi menu terlaris sehari-hari, sementara menu rica-rica biasanya lebih diminati saat momen Lebaran.
Selain itu, ada sambal andalan yang rasanya top. Ditambah tumis kangkung sebagai alternatif bagi pengunjung.
Kuah opor dan racikan sambalnya paling juara. Tak ditemui di warung makan lain yang sejenis. Proses mengolah menu diawasi langsung, tak heran bila rasanya tak berubah sampai sekarang.
Rumah makan ini kini mempekerjakan enam karyawan dan buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 20.00.
Banyak tokoh maupun artis dan pengusaha yang sudah mencicipi menu masakan Nanik.
Terlihat dari foto-foto yang terpampang di dinding rumah makan. Ada petinju Kris John, penyanyi Trio Macan, lalu adik dari Sri Sultan juga para kepala daerah.
Salah satu pengunjung, Diana, mengaku baru pertama kali berkunjung ke rumah makan tersebut. Ia terkesan dengan suasana warung yang menghadap area persawahan.
“Worth it banget karena harganya terjangkau tapi rasanya jauh di atas harganya. Kirain bakal mahal karena seenak itu,” ujar Diana, yang menyebut entok goreng sebagai menu favoritnya karena rasanya berbeda dibanding tempat lain. (setia adiana/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo