Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Sego Gono, Makanan Khas Temanggung yang Jangan Kamu Lewatkan

Magang Radar Magelang • Rabu, 18 September 2024 | 06:12 WIB
Sego gono, makanan khas Temanggung yang terbuat dari nasi dicampur daun lembayung, kacang panjang, kelapa dan teri.
Sego gono, makanan khas Temanggung yang terbuat dari nasi dicampur daun lembayung, kacang panjang, kelapa dan teri.

RADARMAGELANG.ID - Sego gono adalah makanan tradisional Temanggung yang sudah ada sejak tahun 1950-an dan tetap populer hingga kini.

Namanya berasal dari bahasa Jawa, di mana "sego" berarti nasi dan "gono" diambil dari frase "mergo onone," yang dalam bahasa Indonesia berarti 'karena adanya'.

Makanan ini biasanya disajikan dalam upacara adat seperti nyadran atau sebagai ungkapan syukur atas hasil panen.

Sego gono dibuat dari bahan-bahan bergizi.

Seporsi nasi gono mengandung karbohidrat, serat, protein, dan kalsium.

Selain karbohidrat dari nasi, terdapat sayuran seperti kacang panjang, daun lembayung, dan daun ubi untuk memenuhi kebutuhan serat harian.

Tempe dan telur rebus juga dapat ditambahkan untuk protein, sementara teri dalam sego gono menambah asupan kalsium.

Proses pembuatan sego gono relatif sederhana, melibatkan teknik menanak dan mengukus. Nasi yang telah ditanak hingga setengah matang kemudian dikukus bersama campuran bumbu yang terdiri dari kelapa, gula, garam, daun salam, lengkuas, serta bumbu halus lainnya, dan sayuran yang diiris tipis.

Sehingga, sego gono memiliki rasa yang gurih, asin, dan sedikit pedas.

Seiring waktu, sego gono telah mengalami perubahan dan perkembangan.

Pada awalnya, hidangan ini hanya dikenal di kalangan masyarakat Temanggung sebagai menu untuk upacara adat.

Namun, dengan meningkatnya minat terhadap kuliner tradisional dan wisata kuliner, sego gono kini mulai mendapatkan perhatian yang lebih luas.

Perkembangan sego gono terlihat dari inovasi dalam penyajian dan rasa.

Dahulu, sego gono hanya disajikan dengan daun lembayung dan teri, tetapi kini variasi condimen seperti tempe, ikan asin, dan lainnya telah ditambahkan.

Berbagai warung makan dan restoran di Temanggung kini menawarkan sego gono dengan sentuhan modern, sambil tetap menjaga keaslian dan cita rasanya.

Beberapa tempat makan bahkan menyajikan sego gono dalam bentuk prasmanan atau buffet, memberi kesempatan kepada pengunjung untuk menikmati berbagai lauk pauk dengan berbagai pilihan dan porsi.

Kemajuan teknologi dan pemasaran juga berperan dalam perkembangan sego gono.

Saat ini, banyak warung makan sego gono yang telah hadir secara online melalui media sosial dan situs web, memudahkan calon pelanggan untuk mengakses informasi, melihat menu, dan mengetahui lokasi mereka.

Hal ini berkontribusi pada perluasan jangkauan pasar dan meningkatkan popularitas sego gono baik di tingkat nasional maupun internasional.

So, kalau main ke Temanggung, jangan lupa cobain menu kuliner ini, ya! (mg21/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#Daun Lembayung #nasi #sego gono #makanan khas #teri #kelapa #temanggung #kacang panjang