Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Puluhan Remaja Tawuran di Gelangan Magelang, Pelaku Bawa Celurit Panjang

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Minggu, 11 Januari 2026 | 21:17 WIB

 

Puluhan remaja terlibat aksi tawuran di wilayah Gelangan, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Minggu (11/1/2026) dinihari.
Puluhan remaja terlibat aksi tawuran di wilayah Gelangan, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Minggu (11/1/2026) dinihari.

RADARMAGELANG.ID, MagelangPuluhan remaja terlibat aksi tawuran di wilayah Gelangan, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Minggu (11/1/2026) dinihari.

Mereka menenteng senjata tajam sambil berteriak-teriak di Jalan Abimanyu, Gelangan, tepatnya di depan Masjid Baitun Nur. Mereka meminta temannya untuk dilepaskan.

Heee koncoku balekke siji. Koncoku balekke, aku bubar,” ujar salah satu pelaku tawuran.

Warga yang akrab dipanggil Pak Din mengatakan, aksi tawuran tersebut terjadi sekitar pukul 01.30.

“Saya tahunya sekitar jam setengah dua terdengar ramai-ramai di depan rumah. Terdengar juga teriakan koncoku seng siji diculke, nek diculke tak bubar,” jelas Pak Din kepada Jawa Pos Radar Magelang, Minggu (11/1/2026).

Pak Din mengaku, kejadian pastinya tidak tahu. Ia hanya mendengar dan melihat keributan tersebut.

“Jam segitu saya memang belum tidur. Saya dengar ramai-ramai, lalu saya melihatnya dari dalam rumah,” tambahnya.

Dikatakan, para pelaku tawuran itu rata-rata berusia SMP.

Ia melihat di antara mereka membawa senjata tajam jenis celurit panjang.

Ada juga yang membawa sapu taman.

Pelaku juga mengendarai sejumlah sepeda motor. Aksi tawuran sempat direkam warga dengan kamera handphone.

Melihat kejadian tawuran itu, Pak Din merasa sangat miris.

Karena itu, ia meminta setiap orang tua untuk selalu mengawasi putra-putrinya. 

“Peran orang tua di sini sangat penting, khususnya menjaga dan tahu aktivitas anak-anaknya sendiri. Apalagi kejadian tawuran seperti ini selalu dilakukan di waktu dini hari, di mana waktunya orang  beristirahat, seperti kejadian itu di pukul 01.30. Ngeri!,” ujarnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Magelang Kota AKP Iwan Kristiana saat dihubungi mengatakan, pihaknya sudah memonitor kejadian tersebut.

Saat ini masih melakukan penyelidikan. “Mohon waktunya, kita masih melakukan penyelidikan,” katanya singkat. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#tawuran #Magelang Tengah #celurit #Kota Magelang