Disperpa Kota Magelang Beri Vaksinasi Rabies Gratis untuk 300 Hewan Peliharaan

Puput Puspitasari • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:51 WIB
Kepala Disperpa Kota Magelang Agus Windarto. (Puput Puspitasari/Jawa Pos Radar Magelang)
Kepala Disperpa Kota Magelang Agus Windarto. (Puput Puspitasari/Jawa Pos Radar Magelang)

 

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang memberikan 300 kuota vaksinasi rabies secara gratis.

Penyuntikan vaksin ke tubuh hewan yang berpotensi membawa dan menularkan rabies ke manusia itu akan dilaksanakan pada 25 Oktober pada acara Magelang Flower Festival (MFF), di alun-alun.

Kepala Disperpa Kota Magelang Agus Windarto menyebutkan, sasaran hewan pada vaksinasi rabies adalah anjing, kucing, kera/monyet, maupun hewan peliharaan jenis lainnya.

Program vaksinasi tersebut merupakan rangkaian dari peringatan Hari Rabies Sedunia.

“Kegiatan vaksinasi ini sebagai upaya pencegahan rabies pada hewan peliharaan masyarakat,” kata Agus, Jumat (16/10/2026).

Agar tidak terjadi antrean vaksinasi yang mengular, pihaknya telah bekerja sama dengan para dokter hewan se-Jawa Tengah.

Baca Juga: Jumlah Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Temanggung Naik, DKPPP Imbau Warga Tetap Waspada

Adapun syarat mengikuti pendaftaran vaksinasi rabies secara gratis ini bisa dilakukan melalui daring.

Kendati demikian, pihaknya tetap membuka kuota on the spot untuk 60 hewan.

“Kami berharap, para pencinta hewan peliharaan bisa memanfaatkan kesempatan ini,” ujarnya.

Selain program vaksinasi, acara MFF dimanfaatkan Disperpa untuk mengenalkan layanan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Magelang kepada masyarakat luas.

Langkah itu ditempuh untuk menjaring pelanggan baru agar dapat memanfaatkan layanan  puskeswan. Mulai dari perawatan hewan (grooming) hingga tindakan medis khusus, rawat inap, dan penitipan hewan.

Agus menyebutkan, Puskeswan Kota Magelang telah meraih peringkat terbaik di tingkat nasional dan pernah meraih Penghargaan Adi Bhakti Tani.

Selain dari fasilitas dan pelayanan yang lengkap, puskeswan juga didukung dengan dokter hewan yang profesional.

Salah satu dokter hewan yang dimiliki menyabet penghargaan sebagai dokter teladan nasional.

Kata Agus, puskeswan termasuk penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) Kota Magelang.

Setidaknya ada 300 jenis layanan yang menjadi sumber PAD. Terpisah, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono berkomitmen memperkuat layanan kesehatan hewan.

Menurutnya, optimalisasi puskeswan tidak hanya berdampak pada kesejahteraan hewan secara khusus, tapi juga berdampak pada kemajuan sebuah daerah.

“Di tengah ruang fiskal yang sempit, kita tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat dan untuk kesehatan hewan,” tambahnya. (put/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
hari rabies sedunia vaksinasi rabies MFF puskeswan Disperpa kota magelang