Korban Kebakaran di Wates Terima Bantuan dari PMI dan Baznas, Diserahkan Langsung Wali Kota Magelang Damar

Puput Puspitasari • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:05 WIB
Usman Halibi menerima bantuan dari PMI Kota Magelang Rp 20 juta dan Baznas Rp 7,5 juta yang diserahkan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, Kamis (1/10/2026). (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR MAGELANG)
Usman Halibi menerima bantuan dari PMI Kota Magelang Rp 20 juta dan Baznas Rp 7,5 juta yang diserahkan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, Kamis (1/10/2026). (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Usman Halibi tercengang menerima bantuan PMI dan Baznas Rp 27,5 juta untuk perbaikan rumahnya yang terbakar 3 September lalu. 

Bukan karena nominalnya, Usman terharu karena yang mengantar bantuan itu adalah Wali Kota Magelang Damar Prasetyono.

“Bukan nominal yang kita rasakan (besar), tapi justru dari pemerintah yang hadir ketika masyarakat sedang membutuhkan,” tutur Usman, Kamis (1/10/2026).

Sejak kejadian siang itu, Usman mengikhlaskan apa yang telah hilang.

Seisi rumahnya hangus di lalap si jago merah dalam kurun waktu 60 menit.

“Yang tersisa ya baju yang kita pakai,” ucapnya.

Usman bercerita, saat kejadian berlangsung, ia sedang pergi.

Begitu pula dengan istrinya yang sedang mengikuti rapat pembangunan masjid.

Sementara kobaran api baru diketahui anaknya setelah menunaikan salat Duha. 

“Saat menutup salat dengan salam, anak saya melihat apinya sudah membesar ke atas, lalu lari meminta bantuan orang-orang sekitar,” terangnya.

Setibanya di rumah, Usman masih ingat badannya langsung lemas.

Namun melihat tim Damkar, relawan, dan masyarakat bergotong royong untuk membantu pemadaman, semangatnya kembali menyala.

“Saya memang kehilangan (harta), tapi semua rasa kehilangan itu terobati karena melihat banyak sekali yang membantu. Dengan cepat semua yang saya perlukan kembali pulih. Saya tidak sendiri,” tandasnya. 

Selain rumah Usman, atap milik Muhammad Khusen Darojat Pranoto, ikut terdampak.

Ia juga mendapat bantuan Rp 3 juta dari PMI Kota Magelang. 

Dalam penyerahan bantuan korban kebakaran di RT 7 RW 5 Kelurahan Wates, wali kota Damar juga memberikan bantuan kepada Yanto, tukang tambal ban yang biasa mangkal di depan kantor PLN. Bantuan itu berupa tenda lipat.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan bahwa musibah yang dialami warganya harus menjadi pembelajaran, agar masyarakat lebih waspada ketika akan meninggalkan rumah.

Mulai dari memastikan kompor mati dan melepas colokan kabel jika tidak digunakan. 

“Mitigasi risiko harus diperkuat. Apalagi musim panas seperti ini sehingga masyarakat harus waspada,” imbuhnya.

Pihaknya pun telah membuat program agar setiap balai RW/RT maupun Poskampling dilengkapi dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

“Saat ini, APAR sudah ada, tapi pencegahan ini butuh komitmen, secara kesiapsiagaan harus baik,” terangnya. 

Damar menambahkan, penanganan bencana di Kota Magelang direspon secara cepat, terukur, dan saling bersinergi.

Kekompakan inilah yang diharapkan Damar menjadi contoh bagi seluruh masyarakat dalam menyelesaikan persoalan. 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang Puji Hartono menambahkan bahwa sebelum penyerahan bantuan ini, tim gabungan telah membantu meringankan beban korban.

Di samping itu, pihaknya tidak lelah menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar waspada terhadap potensi kebakaran.

Berdasarkan informasi cuaca dari BMKG, Kota Magelang masih akan menghadapi El-Nino—fenomena pemanasan suhu muka laut (SML) di atas kondisi normal yang terjadi di Samudera Pasifik tengah. (put/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
kebakaran baznas pmi kota magelang bantuan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono