RADARMAGELANG.ID, Magelang--Fasilitas gym outdoor (alat kebugaran terbuka) di Kota Magelang menjadi spot gratis bagi masyarakat yang ingin berolahraga.
Terdapat tujuh jenis alat gym yang berada di halaman depan GOR Samapta. Sedangkan di Alun-alun Kota Magelang ada sebanyak empat jenis alat gym yang berada di depan menara water toren.
Beberapa jenis alat gym tersebut di antaranya elliptical machine, sepeda statis, sit-up board, Lat Pull Down, serta fitness airwalker.
Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Magelang, setiap alat gym di GOR Samapta maupun Alun-alun Kota Magelang masih dalam kondisi yang layak pakai.
Hanya saja terdapat beberapa bagian, seperti pada pegangan, injakan, atau dudukan yang catnya telah mengelupas karena pemakaian.
Kesebelas peralatan gym yang dicat warna merah kuning ini dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat.
Kepala UPT Pengelolaan Sport Center Yusuf Nuryanto memaparkan, perawatan alat-alat fitness itu dilakukan secara rutin.
Setiap harinya, ada empat petugas yang mengecek alat gym untuk melihat kondisinya secara langsung.
“Pengecekannya rutin kok mbak. Kalo ada anak yang lapor rusak, langsung kita tangani,” katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Perawatan yang diberikan tergolong standar.
Berfokus pada pemberian oli sebagai pelumas untuk setiap alatnya.
“Perawatannya paling cuma ngasih oli, pelumas, standar standar aja, mbak,” jelas Yusuf, pekan lalu.
Pengguna fasilitas gym ini tidak berpatok pada usia tertentu.
Anak-anak, orang dewasa, bahkan orang tua juga bisa menggunakannya.
Berdasarkan keterangan Yusuf Nuryanto, lonjakan pengguna fasilitas gym terjadi ketika ada event yang diselenggarakan di GOR Samapta.
“Paling banyak yang make itu pas ada event di sini, ada orang tua sama anaknya pakai alat itu, tapi hari-hari biasa juga ramai orang jogging sore yang pakai,” katanya.
Terpisah, juru parkir Alun-alun Kota Magelang Dul Hamid mengaku, sering melihat anak-anak hingga orang dewasa yang menggunakan fasilitas gym tersebut.
Menurutnya, paling ramai pengguna di pagi hari saat waktu olahraga.
Ia menyebutkan, salah satu dari lima alat yang ada sempat mengalami kerusakan sejak tiga bulan lalu, sehingga menyisakan empat alat yang kondisinya masih bagus.
“Itu satu yang nggak ada karena dulu rusak tho, rusaknya sudah lama hampir tiga bulan lebih,” tutur Dul Hamid.
Yusuf Nuryanto berharap masyarakat dapat ikut menjaga peralatan olahraga tersebut agar tetap layak digunakan.
“Monggo digunakan untuk umum, siapa saja boleh menggunakan, tapi tetap dijaga kebersihannya, jangan dirusak,” harap Yusuf. (mg10/mg3/aro)
Editor : H. Arif Riyanto