Pedagang Kuliner Tuin Van Java Kota Magelang Tak Menyesal Ditata

Puput Puspitasari • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 23:04 WIB
Shelter kuliner Tuin van Java (TVJ) Alun-alun Kota Magelang kini jadi jujugan warga. (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR MAGELANG)

 
Shelter kuliner Tuin van Java (TVJ) Alun-alun Kota Magelang kini jadi jujugan warga. (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR MAGELANG)  

RADARMAGELANG.ID, Magelang Pedagang kuliner di Tuin van Java (TVJ) Alun-alun Kota Magelang mengaku tak menyesali keputusan Pemkot Magelang menata lapak jualan mereka.

Penataan shelter kuliner ini terasa lebih sedap dipandang, modern, dan membuat citra usaha mereka naik kelas. 

Ketua Paguyuban Pedagang Shelter TVJ Sugiarto mengungkapkan perasaan itu. Menurutnya, shelter kuliner TVJ kini menjadi kebanggaan para pedagang. Lapak jualan terlihat bersih dan rapi. Para pedagangnya pun lebih memperhatikan penampilan.  “Walaupun dulu kami pernah agak sulit ditata, tapi sekarang kami benar-benar bersyukur pindah ke sini,” ucap Sugiarto mengenang momen awal penataan pedangang kaki lima (PKL), Rabu (9/9/2026).

Di awal penataan, omzet tak lantas ikut meroket.

Ia dan teman-temannya mengalami nasib sama. 

Pengunjung sepi, pendapatan menurun, keramaian tak merata.  

Seiring waktu, TVJ semakin ramai. Jika dulu meja-meja makan dominan diisi oleh pekerja di sekitar alun-alun, kini hiruk pikuk TVJ juga dihidupkan oleh rombongan wisatawan, hingga tamu-tamu dinas yang tengah berkunjung ke Kota Gethuk.

“Yang bermobil juga sudah banyak yang mampir. Tamu-tamu Akmil sering ke sini, saya juga punya banyak pelanggan dari Temanggung, Jogja, dan beberapa daerah lain,” terangnya. 

Sebelum di tata di shelter TVJ, Sugiarto berjualan di seberang Masjid Agung.

Ia menjual lotis dan rujak. Sementara sang istri, berjualan dawet di depan TITD Liong Hok Bio.

“Dulu kepanasan, sekarang tidak. Dan setelah pindah ke sini, saya berjualan sup buah. Masih tidak jauh dari buah-buahan, hehehe,” imbuhnya.

Saat ini jumlah pedagang di TVJ mencapai 133 pedagang kuliner dan 12 pedagang angkringan.

Pengunjung Nunik mengaku cukup sering makan siang di TVJ. Dengan jumlah pedagang yang banyak, ia lebih mudah memilih varian menu.

“Setiap ke sini bisa mencoba ganti menu, rasanya juga cukup enak, dan harganya terjangkau. Praktis juga karena pedagang sudah bisa melayani pembayaran nontunai pakai QRIS,” akunya. (put/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
Kota Gethuk Tuin Van Java Alun-Alun Kota Magelang qris kuliner